Jagung untuk Lahan Sawah Tadah Hujan

dc.contributor.authorA. Sudjana
dc.contributor.authorR. Setiyono
dc.date.accessioned2026-05-14T06:14:00Z
dc.date.available2026-05-14T06:14:00Z
dc.date.issued1996
dc.description.abstractAreal pertanaman jagung di Indonesia pada tahun 1991 tercatat sekitar 3 juta hektar, dengan rata-rata hasil 2,15 t/ha. Sekitar 10% dari areal pertanaman jagung berada pada ekosistem lahan sawah tadah hujan. Pada ekosistem ini, tanaman sering kali mengalami kekeringan dan kebanjiran. Varietas jagung yang banyak ditanam petani pada ekosistem tersebut adalah varietas lokal dengan hasil yang rendah, rata-rata kurang dari 2 t/ha. Untuk itu perlu dikembangkan varietas unggul untuk lahan sawah tadah hujan. Varietas berbiji kuning yang cocok untuk ekosistem ini adalah Arjuna yang rata-rata hasilnya dapat mencapai 4,3 t/ha. Jagung berbiji putih yang berpotensi baik untuk dikembangkan pada lahan sawah tadah hujan antara lain adalah varietas Bayu, dengan hasil rata-rata 4,0t/ha. Kedua varietas ini tergolong stabil hasilnya dan berumur relatif genjah, sekitar 84 hari.
dc.identifier.isbn979-8161-52-1
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/29763
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.titleJagung untuk Lahan Sawah Tadah Hujan
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1. Jagung untuk Lahan Sawah Tadah Hujan.pdf
Size:
1.29 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections