Penggerek Batang Padi dan Strategi Pengendaliannya di Sulawesi Selatan

No Thumbnail Available
Date
1995
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Ada tiga spesies penggerek batang padi yang umum dijumpai di Sulawesi Selatan yaitu penggerek batang putih (Scirpophaga innotata), penggerek batang bergaris (Chilo suppressalis), dan penggerek batang merah jambu (Sesamia inferens). Di antara ketiga spesies tersebut, penggerek batang padi putih merupakan spesies yang paling dominan. Larva penggerek batang padi putih ada yang mengalami diapause hanya sekitar dua bulan bahkan ada pula yang tidak mengalami diapause. Informasi ini sangat penting dalam hal peramalan maupun penentuan strategi pengendalian hama tersebut. Pola serangan dan dinamika populasi penggerek batang putih berbeda antara musim hujan dengan musim kemarau, sehingga memerlukan pengelolaan yang berbeda. Dari sejumlah varietas/galur padi yang diuji belum ada yang memiliki sifat ketahanan yang tinggi terhadap penggerek batang padi putih. Namun demikian, terdapat varietas yang memperlihatkan tingkat serangan yang relatif lebih baik dibanding varietas lainnya. Tanaman padi yang mengandung silika tinggi relatif tahan terhadap serangan penggerek batang. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian silika 20 kg/ha memberikan hasil sebanding dengan penggunaan Carbofuran 0,5 kg b.a/ha. Pemaduan dari komponen-komponen pengendalian yang telah ada dapat mengurangi, bahkan meniadakan, penggunaan insektisida.
Description
Keywords
Citation
Collections