Pemanfaatan Limbah Usaha Ternak Sapi Perah untuk Biogas Mendukung Kemandirian Energi di Perdesaan: Kasus di Desa Bendosari, Malang, Jawa Timur

dc.contributor.authorPurwantini, Tri Bastuti
dc.date.accessioned2026-09-07T07:26:12Z
dc.date.available2026-09-07T07:26:12Z
dc.date.issued2014-11-04
dc.description.abstractDengan semakin langkanya energi tidak terbarukan, maka diperlukan solusi dengan memanfaatkan sumber-sumber energi baru yang terbarukan. Limbah usahaternak merupakan biomassa yang dapat diolah menjadi biogas. Mengingat jumlah populasi ternak yang diusahakan di perdesaan cukup banyak, maka peluang pengembangan teknologi biogas sangat terbuka lebar. Tujuan tulisan ini adalah mengkaji peluang pengembangan biogas di perdesaan dengan basis peternakan sapi perah. Data yang digunakan dalam tulisan ini adalah bagian dari data penelitian Patanas yang dilakukan oleh Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Usaha ternak sapi perah merupakan andalan pendapatan kedua setelah usahatani pada lahan tegalan (basis sayuran). Kisaran penguasaan sapi perah berkisar 1-8 ekor per rumah tangga, atau rata-rata 3 ekor. Dengan kondisi tersebut, maka rata-rata pendapatan atas biaya tunai dari usahaternak sapi perah adalah sekitar Rp11,48 juta per tahun. Bila memperhitungkan biaya nontunai seperti pakan, potensi selisih nilai sapi selama setahun, maka pendapatan rumah tangga dari peternakan sapi perah lebih rendah. Sekitar 69% rumah tangga contoh mengusahakan ternak sapi perah, namun jumlah ternak yang limbahnya diolah menjadi biogas baru 16% dari total populasi. Dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi perah berarti akan menambah pendapatan peternak. Selain memperoleh biogas, peternak juga memperoleh hasil sampingan berupa pupuk organik yang berkualitas. Reaktor biogas yang disarankan untuk dikembangkan adalah model digester fixtum yang mempunyai daya tahan relatif lama dibanding tipe lainnya
dc.identifier.isbn978-602-344-079-5
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31812
dc.language.isoid
dc.publisherIAARD Press
dc.relation.ispartofseriesProsiding Seminar Nasional Hari Pangan Sedunia Ke-34; Makalah Penunjang Prosiding No 46 2014
dc.subjectA Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian
dc.subjectQ Food science/Ilmu Pangan::Q70 Processing of agricultural wastes/Pengolahan Limbah Pertanian
dc.subjectbiogas
dc.subjectlimbah ternak
dc.titlePemanfaatan Limbah Usaha Ternak Sapi Perah untuk Biogas Mendukung Kemandirian Energi di Perdesaan: Kasus di Desa Bendosari, Malang, Jawa Timur
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
pros2014_No46_10PA_Tri Bastuti.pdf
Size:
364.86 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: