Agroindustri Tepung Ubi Kayu di Pedesaan Sumatra Barat

dc.contributor.authorDarsono Sastrodipuro
dc.contributor.authorMarzempi
dc.contributor.authorYulmar Jastra
dc.date.accessioned2026-06-20T17:13:00Z
dc.date.available2026-06-20T17:13:00Z
dc.date.issued1996
dc.description.abstractUbi kayu mempunyai adaptasi yang sangat luas dan mudah dibudidayakan. Komoditas ini dapat digunakan sebagai pangan, pakan, dan bahan baku industri. Namun demikian, harga ubi kayu berfluktuasi karena mudah rusak dan tidak dapat disimpan lama. Untuk meningkatkan nilai tambahnya, ubi kayu dapat diproses jadi tepung. Di Sumatra Barat telah berkembang agroindustri tepung ubi kayu. Hal ini tercermin dari berkembangnya penggunaan alat dan mesin pengolah ubi kayu di tingkat pengusaha kecil. Tepung yang dihasilkan umumnyа bermutu relatif rendah karena diproses dari gaplek gelondong. Hasil penelitian menunjukkan, mutu tepung yang dihasilkan dari sawut lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi dari gaplek. Nilai tambah yang diberikan oleh setiap 10 ton ubi kayu setelah diolah jadi tepung lebih dari Rp600.000.
dc.identifier.isbn979-8161-52-1
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/30128
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.titleAgroindustri Tepung Ubi Kayu di Pedesaan Sumatra Barat
dc.typeBook
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22. Agroindustri Tepung Ubi Kayu di Pedesaan Sumatra Barat.pdf
Size:
750.68 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: