Agroindustri Tepung Ubi Kayu di Pedesaan Sumatra Barat
No Thumbnail Available
Date
1996
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Ubi kayu mempunyai adaptasi yang sangat luas dan mudah dibudidayakan.
Komoditas ini dapat digunakan sebagai pangan, pakan, dan bahan baku industri.
Namun demikian, harga ubi kayu berfluktuasi karena mudah rusak dan tidak
dapat disimpan lama. Untuk meningkatkan nilai tambahnya, ubi kayu dapat
diproses jadi tepung. Di Sumatra Barat telah berkembang agroindustri tepung
ubi kayu. Hal ini tercermin dari berkembangnya penggunaan alat dan mesin
pengolah ubi kayu di tingkat pengusaha kecil. Tepung yang dihasilkan umumnyа
bermutu relatif rendah karena diproses dari gaplek gelondong. Hasil penelitian
menunjukkan, mutu tepung yang dihasilkan dari sawut lebih baik dibandingkan
dengan yang diproduksi dari gaplek. Nilai tambah yang diberikan oleh setiap
10 ton ubi kayu setelah diolah jadi tepung lebih dari Rp600.000.