Sistim Integrasi Usahatani Seraiwangi dan Ternak Sapi sebagai Simpul Agribisnis Terpadu 16-20

No Thumbnail Available
Date
2012-07-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Seraiwangi (Cymbopogon winterianus J.) merupakan salah satu penghasil minyak atsiri yang penting di Indonesia. Citronellal dan geraniol merupakan dua komponen minyak atsiri yang penting dari seraiwangi sebagai parfum dan kosmetik. Pada saat ini minyak seraiwangi banyak digunakan sebagai pestisida nabati, konservasi tanah dan bioaditif bahan bakar minyak. Tanaman seraiwangi toleran terhadap lahan-lahan marginal, dan dapat ditanam sebagai tanaman monokultur dan campuran dengan tanaman tahunan lainnya. Balittro telah melepas 3 varietas seraiwangi yaitu G1 untuk dataran rendah, G2 dataran menengah dan G3 untuk dataran tinggi. Dalam upaya meningkatkan sistem usaha tani, dan meminimalkan limbah hasil penyulingan, sejak tahun 2007 telah dilakukan sistem integrasi ternak dengan seraiwangi di Kebun Percobaan Manoko, Lembang. Sistem integrasi seraiwangi dan ternak dapat mengelola limbah pertanian dan menghasilkan produk minyak seraiwangi, dan pakan hasil fermentasi untuk sapi. Fermentasi dengan molase, urea dan mikroba dapat meningkatkan 38,5% protein pakan ternak. Sistem integrasi seraiwangi dan ternak mampu menekan biaya produksi, meningkatkan pendapatan petani, dan perbaikan lingkungan. Kata kunci: Seraiwangi, Cymbopogon winterianus, sistem integrasi usahatani, peternakan, pakan ternak.
Description
Keywords
Citation