Potensi Minyak Eucaliptus, Seraiwangi dan Rhizobakteri untuk Mengendalikan Sclerotium rolfsii Penyebab Penyakit Busuk Batang Nilam 203-210
No Thumbnail Available
Date
2015-04-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Sclerotium rolfsii merupakan salah satu penyakit pada tanaman nilam (Pogostemon cablin) yang dapat
menyerang di persemaian maupun di lapang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui beberapa komponen
pengendalian S. rolfsii pada tanaman nilam. Penelitian dilakukan di laboratorium penyakit tanaman Balai
Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, dengan melakukan pengujian terhadap beberapa isolat rhizobakteri
sebagai agensia hayati untuk pengendalian patogen S. rolfsii, dan pestisida nabati. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa empat isolate rhizobakteri dapat menekan pertumbuhan S. rolfsii, dengan hambatan
paling tinggi oleh isolat AKT-7 (Micrococcus sp.). Hasil pengujian pestisida nabati menunjukkan bahwa minyak
eucaliptus dan seraiwangi dapat menekan pertumbuhan koloni cendawan S. rolfsii dengan konsentrasi
penghambatan (MIC; Minimum Inhibitory Concentration) 250 ppm. Sklerotia dari S. rolfsii tidak berkecambah
pada perlakuan minyak eucaliptus 200 ppm, sedangkan minyak seraiwangi pada 400 ppm. Penggunaan
pestisida nabati lebih efektif dalam mengendalikan sklerotia dari S. rolfsii dibandingkan dengan fungisida
berbahan aktif mankozeb, benomil, metalaksil maupun daconil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
agensia hayati dan pestisida nabati yang berasal dari eucaliptus dan seraiwangi berpotensi untuk
mengendalikan S. rolfsii baik pada persemaian maupun di lapang.
Kata kunci: Sclerotium rolfsii, Pogostemon cablin, pengendalian, rhizobakteri, pestisida nabati