UJI TERATOGENIK INFUS RIMPANG KUNYIT PUTIH (Curcuma alba Val.) ASAL SULAWESI SELATAN
No Thumbnail Available
Date
2002-03-27
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Hasanuddin Makasar
Abstract
Uji efek teratogenik infus rimpang kunyit putih (Curcuma alba Val.) asal
Sulawesi Selatan telah dilakukan pada mencit betina bunting sebanyak 20 ekor yang
dibagi dalam 4 kelompok, satu kelompok kontrol dengan air suling dan 3 kelompok
perlakuan yang diberi infus rimpang kunyit putih secara oral dengan konsentrasi
10%, 20% dan 30%. Efek teratogenik dilakukan dengan memeriksa fetus dan
antomi luar yang dilakukan dengan pembedahan mencit bunting pada hari ke 18
untuk pengambilan fetus. pengamatan fetus memperlihatkan efek teratogenik organ
mata, jari kaki, ekor dan penurunan berat fetus. Hasil analisis data menunjukkan
perbedaan sangat nyata (p s 0,01) dengan parameter selisih berat induk awal dan
akhir, jumlah fetus yang mati dan cacat anatomi luar sejalan dengan pertambahan
konsentrasi perlakuan kecuali parameter total fetus. Hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa infus rimpang kunyit putih konsentrasi 10%, dan
bersifat teratogenik pada fetus mencit jika diberikan pada masa kebuntingan.
Kata kunci : Kunyit putih (Curcuma alba Val.), teratogenik