Skala Usaha dan Efisiensi Usahatani Padi pada Beberapa Lingkungan Produksi Padi Sawah di Kalimantan Selatan
Loading...
Date
1989-09-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Agro Ekonomi
Abstract
Upaya pemerintah untuk mempertahankan kelestarian swasembada beras dihadapkan pada tantangan berat akibat keterbatasan dan alih fungsi lahan di Pulau Jawa. Kondisi ini menuntut optimalisasi pemanfaatan lahan sawah marjinal di luar Jawa seperti sawah tadah hujan, pasang surut, dan lebak yang secara potensial sangat luas namun belum dikelola secara intensif untuk mendukung produksi beras nasional.
Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu wilayah strategis dengan dominasi ekosistem marjinal, mencakup 177.148 hektar sawah pasang surut, 131.000 hektar sawah tadah hujan, dan 58.340 hektar sawah lebak/timur, dibandingkan dengan lahan irigasi yang hanya seluas 33.253 hektar (bahkan sebagian jaringannya terindikasi tidak berfungsi). Kendati demikian, optimalisasi lahan marjinal ini dihadapkan pada kendala fisik dan teknis, seperti rendahnya pemupukan, minimnya penggunaan varietas unggul, tingginya kemasaman/salinitas tanah pasang surut, serta ketidakpastian luapan air di sawah lebak.
Berlandaskan dinamika tersebut, tulisan ini bertujuan untuk:
1)Menganalisis fungsi keuntungan usahatani padi sawah di berbagai tipologi lingkungan produksi (irigasi, tadah hujan, pasang surut, dan lebak/timur).
2)Mengevaluasi tingkat skala usaha (returns to scale) dan pencapaian keuntungan maksimum jangka pendek pada masing-masing kondisi ekosistem.
3)Mengkaji efisiensi ekonomi relatif berdasarkan skala atau luas usahatani yang dikuasai petani.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E20 Organization, administration and management of agricultural enterprise or farms// Organisasi, Administrasi dan Pengelolaan Perusahaan Pertanian/Usaha tani, Padi