Penerapan Teknologi Integrasi Tanaman-Ternak pada Lahan Kering Iklim Kering di NTT
Loading...
Date
2014-11-04
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
IAARD Press
Abstract
Sistem pertanian yang diterapkan oleh masyarakat di NTT sebagian besar merupakan sistem pertanian lahan kering dengan menerapkan sistem pertanian perladangan berpindah. Pemanfaatan lahan kering oleh petani di NTT masih berada pada tingkatan subsisten dengan tingkat produksi rendah, sementara sistem pemeliharaan ternak sapi umumnya mengandalkan sumber pakan ternak dari rumput di padang penggembalaan alam. Oleh karena itu, upaya perbaikan teknologi yang diterapkan pada sistem usahatani di daerah lahan kering beriklim kering dapat dilakukan melalui perbaikan sistem usahatani terpadu tanaman-ternak. Penelitian ini bertujuan: (1) mengintroduksi model sistem pertanian terpadu yang dapat menyediakan bahan pangan di wilayah kering berikim kering dan (2) meningkatkan produktivitas sistem usahatani di lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Malaka/Belu pada tahun 2013. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan on farm research yang melibatkan petani secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem yang diperkenalkan dapat mengintegrasikan tanaman dan ternak dalam suatu sistem usahatani terpadu,
di mana limbah pertanian diolah menjadi pakan konsentrat yang bermanfaat; (2) proses pembuatan pakan konsentrat dari limbah akan menggunakan fasilitas yang disiapkan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Belu; (3) ternak sapi penggemukan yang diaplikasikan pakan konsentrat sejumlah 10 ekor dan lainnya sebagai pembanding dalam penelitian ini yang disediakan oleh petani; (4) rata-rata pertambahan bobot badan harian adalah 0,4 kg/ekor/hari. Produktivitas kacang hijau dapat mencapai 1,1 t/ha dan produksi biomassa kacang hijau sebanyak 2,43 t/ha
Description
Keywords
J Handling, transport, storage, and protection of agricultural products/ Penanganan, trasnpor, penyimpanan dan perlindungan hasil pertanian, M Aquatic sciences and fisheries/Ilmu Peraiaran dan Perikanan::N01 Agricultural engineering/Rekayasa Pertanian, lahan kering,, iklim kering