Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Produksi dan Mutu Kumis Kucing 307-312
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Cicurug Sukabumi, Jawa Barat sejak Januari sampai Oktober 2013. Tujuan
penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan kalium terhadap pertumbuhan, produksi dan
mutu kumis kucing. Jenis kumis kucing yang digunakan adalah yang berbunga putih. Rancangan lingkungan yang
digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, diulang tiga kali. Sebagai faktor pertama adalah pemberian
pupuk kandang ayam (0, 500, 750 dan 1000 g/tanaman). Faktor kedua adalah pupuk K (0; 2; 2,5 dan 3 g KCI/tanaman).
Jarak tanam yang digunakan 40 cm x 60 cm dan jumlah tanaman per petak adalah 40. Dosis pupuk kandang ayam dan
K diberikan pada saat tanam. Peubah yang diamati adalah pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman dan jumlah
cabang), hasil panen (bobot basah dan kering daun dan batang) dan mutu (kandungan K). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam dan kalium secara tunggal berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan
hasil panen kumis kucing. Tidak terjadi interaksi yang nyata antara pemberian pupuk kandang ayam dengan pupuk
kalium. Pemberian pupuk kandang sebanyak 500 g/tanaman dapat meningkatkan tinggi tanaman sebesar 11,88%,
jumlah cabang 22,41%, bobot basah hasil panen daun 61,65%, bobot basah hasil panen batang 63,20%, bobot basah
hasil panen daun dan batang 62,43%, bobot kering hasil panen daun 55,19%, bobot kering hasil panen batang 57,11%,
dan bobot kering hasil panen daun dan batang 56,21% dibandingkan dengan kontrol (tanpa pupuk kandang ayam).
Kandungan K pada daun adalah 2,52%.
Kata kunci: Kumis kucing, pupuk kandang ayam, kalium