Adaptasi Beberapa Galur Cabai (Capsicum annum) Secara Organik pada Lahan Medium Iklim Basah Di Bali 233-238
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Cabai merah (Capsicum annum) merupakan komoditas unggulan yang bernilai ekonomis tinggi serta mempunyai
prospek pasar yang cukup cerah. Tanaman ini dapat dibudidayakan di dataran tinggi maupun rendah, di lahan sawah
ataupun di lahan kering/tegalan. Produktivitas cabai di Bali berfluktuasi, data menunjukkan tahun 2012, rata-rata
produktivitas cabe adalah 12,03 t/ha. Penggunaan salah satu varietas cabai secara terus menerus dapat menurunkan
produktivitas cabai. Kajian adaptasi beberapa galur cabai dengan pendekatan organik dilakukan di lahan kering
dataran medium iklim basah desa Bangli, Kecamatan Baturiti Tabanan Bali pada MT. 2013. Tujuan dari kajian ini
adalah untuk mengetahui daya adaptasi dari masing-masing galur di lahan medium beriklim basah dengan pendekatan
budidaya organik, yaitu dengan pemberian 25 ton pupuk organik. Kajian menggunakan rancangan acak kelompok
(RAK) empat perlakuan diulang lima kali. Perlakuan tersebut adalah tiga galur introduksi dari AVRDC, yaitu galur
AVPP0708; AVPP1102; AVPP1344 dan varietas Kencana sebagai varietas pembanding. Parameter tanaman yang diukur
diantaranya adalah tinggi tanaman, diameter tanaman, jumlah cabang, jumlah buah, berat per lima buah, panjang
buah, diameter buah dan jumlah biji per buah. Hasil analisis menunjukkan galur berpengaruh nyata terhadap semua
parameter tanaman yang diamati. Berat per lima buah tertinggi dihasilkan oleh galur AVPP1344, yaitu 9,00 gram.
Sedangkan jumlah buah pertanaman terbanyak dihasilkan oleh varietas Kencana, yaitu 38,67 buah.
Kata kunci: Capsicum annum, adaptasi, galur cabai, ahan dataran medium