Penggunaan Berbagai Pupuk Organik pada Tanaman Padi di Lahan Sawah Irigasi 211-216
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan terhadap beras sebagai bahan makanan pokok secara
langsung akan semakin meningkat, sehingga diperlukan usaha untuk meningkatkan produksi padi dalam memenuhi
kebutuhan beras masyarakat. Penggunaan lahan sawah secara intensif dengan menggunakan bahan kimia yang tidak
berimbang menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan unsur hara dalam tanah yang berakibat pada melandainya
tingkat produksi padi (leveling off). Upaya untuk meningkatkan kesuburan lahan perlu dilakukan, agar tingkat produksi
padi kembali meningkat, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan pupuk organik dalam pelaksanaan budidaya
padi. Hal ini dimungkinkan karena pupuk organik berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesuburan
lahan. Rancangan pengujian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pupuk organik ternak
sapi, pupuk organik ternak domba, dan pupuk organik Kujang sebagai perlakuan, dan sebagai pembanding adalah
kebiasaan petani tanpa menggunakan pupuk organik. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tujuh kali. Penelitian
dilakukan pada lahan petani yang berlokasi di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sejak Mei
sampai September 2011. Produktivitas tertinggi diperoleh dari perlakuan dengan pupuk kompos ternak sapi sebesar
8,84 t ha¹, kompos ternak domba sebesar 8,72 t ha dan pupuk organik kujang sebesar 8,56 t ha¹, sedangkan bila
tanpa pupuk organik diperoleh hasil 7,07 t ha¹.
Kata kunci: Produktivitas, padi, kesuburan lahan, pupuk organik