Pupuk Kandang dan Pupuk Hijau sebagai Sumber Pupuk Organik Bagi Budidaya Pertanian Organik 189-198
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Budidaya pertanian organik adalah budidaya ramah lingkungan dengan menerapkan agricultural development
management at low productivity sehingga sistem ini menerapkan input yang ramah lingkungan. Sumber hara utama
untuk budidaya pertanian organik adalah pupuk organik yang dapat berasal dari pukan hewan maupun sisa tanaman,
serta mineral yang berasal dari bahan organik. Telah dilakukan penelitian pengujian kualitas pupuk organik yang
efektif untuk pertanian organik dengan menggunakan tanah Andisols Cisarua di rumah kaca Balai Penelitian Tanah
Sindangbarang, Bogor. Tanaman selada sebagai tanaman indikator pertama dan pakcoy sebagai tanaman indikator
kedua. Perlakuan yang diujikan sebagai petak utama adalah pukan Ayam, kambing, dan sapi yang telah matang,
kompos limbah sayuran, tanaman sekitar dan tithonia. Sebagai anak petak adalah takaran pupuk 0; 5; 10; 15; 20; dan
40 t/ha. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan split plot dengan tiga ulangan. Selain itu dilakukan
penelitian pengukuran kecepatan mineralisasi hara N dari pupuk kandang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah
pupuk atau kompos organik yang berpeluang untuk digunakan dalam budidaya pertanian organik adalah semua pupuk
kandang hewan dan tanaman sekitar kebun yang diujikan. Pupuk kandang ayam mempunyai kecepatan melepaskan
hara tercepat dibandingkan dengan pukan kambing dan sapi. Pemanfaatan limbah/residu tanaman dan tanaman lain
seperti titonia yang banyak terdapat di sekitar kebun sayuran mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan,
karena mempunyai kadar hara yang hampir setara dengan kompos pukan ternak. Untuk produksi sayuran I, takaran
optimal bahan organik adalah 25 t/ha, dan antara berbagai sumber bahan organik tersebut dapat dikombinasikan
aplikasinya agar kecepatan pelepasan haranya sesuai dengan tingkat kebutuhan tanaman.
Kata kunci: mineralisasi, bahan organik, pertanian organik