Pengaruh Pemupukan pada Kualitas Simplisia Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 137-142
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Mutu rimpang temulawak sangat tergantung pada umur, tempat tumbuh, dan jenis tanah. Pengkajian ini bertujuan
untuk membandingkan kandungan minyak atsiri, kurkumin, kadar serat dan kadar abu pada beberapa sistem
pemupukan temulawak di tanah Inceptisol Kulon Progo. Penelitian dilaksanakan sejak September 2010 sampai Juni
2011 di Desa Hargorejo, Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Varietas yang dibandingkan adalah Cursina
1 dan Cursina 2 yang merupakan varietas unggul nasional, perlakuan pemupukan yang diuji terdiri dari dua perlakuan
yaitu (1) pemupukan organik menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing 15 t/ha dan (2) pupuk
kandang 15 t/ha + yang 200 kg/ha urea + 200 kg/ha SP 36 + 200 kg/ha KCI. Parameter kualitas simplisia diamati pada
umur lima dan tujuh bulan setelah tanam (BST) adalah kandungan minyak atsiri (metode destilasi), kadar kurkumin
(metode spektrofotometri), kadar abu dan kadar serat (metode Gravimetri). Analisis simplisia temulawak dilakukan di
Laboratorium Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor. Hasil analisis menunjukkan kandungan minyak
atsiri pada semua perlakuan meningkat pada umur tujuh BST. Kandungan minyak atsiri Cursina 1 umur tujuh BST pada
perlakuan pemupukan organik adalah 5,38%; lebih tinggi dari perlakuan pupuk organic + pupuk yaitu 4,78%. Kadar
serat tertinggi diperoleh pada Cursina 1 dengan pemupukan organik (3,97%), sedangkan yang terendah adalah Cursina
1 pada perlakuan pupuk organik + pupuk anorganik (2,90%). Secara umum, kandungan kurkumin pada perlakuan
pupuk organik + anorganik lebih tinggi dari perlakuan pupuk organik berturut-turut 1,85 dan 1,73% pada Cursina 1,
dan 2,25 dan 1,83% pada Cursina 2.
Kata kunci: Curcuma xanthorrhiza, Cursina 1, Cursina 2, pemupukan, kualitas simplisia, kurkumin