Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Pertanian Organik dan Lingkungan Berkelanjutan 127-136
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Pupuk organik berupa kompos dan pupuk kandang dewasa ini sudah biasa digunakan petani untuk memperbaiki
produktivitas tanah. Perkembangan usahatani ternak yang mempunyai prospek cukup baik memperkaya alternatif
pengadaan pupuk kandang seperti kotoran sapi, kambing dan ayam. Pengadaan pupuk organik dalam jumlah yang
memadai untuk memenuhi seluruh kebutuhan tanaman pangan merupakan hal yang sulit direalisasikan, tetapi sangat
mendesak apabila produksi pangan diharapkan mencapai tingkat optimal. Pupuk atau bahan organik tanah
merupakan sumber nitrogen tanah yang utama. Fungsi pupuk organik di dalam tanah dibagi menjadi tiga kelompok
yakni fungsi fisika, kimia dan biologi. Ke tiga fungsi ini akan mempengaruhi kehidupan tanaman untuk dapat tumbuh
normal dan berproduksi secara optimal. Dewasa ini mulai dilaksanakannya sistem pertanaman padi SRI oleh para
petani mendorong mulai diproduksinya kompos atau kompos in situ. Program pengembangan pertanian melalui
teknik konservasi dengan mengintegrasikan ternak dan tanaman (crop-livestock) serta penggunaan tanaman legume
baik berupa tanaman lorong (alley crooping) maupun tanaman penutup tanah (cover crop) sebagai pupuk hijau
maupun kompos perlu digalakkan dan diintensifkan. Pencanangan "Go organic 2010" oleh Departemen Pertanian
diharapkan akan menunjang perkembangan pupuk organik di Indonesia.
Kata kunci: Organik, sifat fisik, kimia, biologi dan lingkungan, produktivitas lahan