Penambahan Kultur Mikroba Selulolitik Rumen Kerbau pada Jerami Padi untuk Meningkatkan Kecernaan Pakan Secara In Vitro 113-118
No Thumbnail Available
Date
2014-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Abstract
Ketersediaan pakan yang berfluktuatif dan harga bahan konsentrat yang mahal merupakan kendala dalam
pengembangan ternak. Alternatif penyediaan pakan yang berkelanjutan dengan harga yang murah dapat dilakukan
dengan pemanfaatan limbah pertanian dan ikutan industri pertanian. Jerami padi merupakan limbah pertanian yang
berpotensi sebagai pakan ternak, karena ketersediaannya yang banyak dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Kandungan protein dan kecernaan bahan keringnya yang rendah merupakan faktor pembatas dalam pemberiannya ke
ternak. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kandungan gizi dan kecernaan bahan kering dari jerami padi
adalah dengan penambahan kultur mikroba selulolitik dari cairan rumen kerbau. Penelitian ini dilakukan secara invitro di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar. Penelitian
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan empat perlakuan, yaitu (A) penambahan kultur mikroba
selulolitik rumen kerbau sebesar nol persen, (B) penambahan kultur mikroba selulolitik rumen kerbau sebesar 0,2%,
(C) penambahan kultur mikroba selulolitik rumen kerbau sebesar 0,4%, dan (D) penambahan kultur mikroba selulolitik
rumen kerbau sebesar 0,6%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 unit
percobaan. Hasil penelitian menunjukan dengan penambahan kultur mikroba selulolitik rumen kerbau sebesar 0,6%
(D) menghasilkan kecernaan bahan kering sebesar 48,67% dan kecernaan bahan organik sebesar 55,10%.
Kata kunci: kultur mikroba selulolitik rumen kerbau, jerami padi, kecernaan