Pemuliaan Tanaman Tembakau (Nicotiana tabacum L.)

Loading...
Thumbnail Image
Date
1989-02
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Media komunikasi pusat penelitian dan pengembangan tanaman industri
Abstract
Pemilihan Pohon Induk UtamaPilih 35 pohon yang memiliki keragaman baik dari suatu populasi varietas untuk diambil benihnya, kemudian diberi kode/sandi 1 sampai 35. Penyemaian dan Penanaman Turunan PertamaBenih dari ke-35 pohon disemaikan. Nomor 1 hingga 30 ditanam (masing-masing 30 pohon dalam 2 baris), sedangkan nomor 31 hingga 35 disimpan sebagai cadangan. Pengamatan PertumbuhanAmati karakter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, lilit batang, panjang ruas, warna dan jumlah daun (maksimum saat mulai berbunga), saat muncul bunga pertama hingga berbunga penuh, serta habitus tanaman. Seleksi Galur Terpilih dan Pengelompokan Benih (Siklus I)Pilih 10 galur terbaik berdasarkan data pengamatan. Dari 10 galur tersebut, pilih kembali 35 pohon terbaik (30 utama, 5 cadangan). Benih dari galur sisa disatukan sebagai bulkseed (Benih Pilihan C / BP.C) untuk pertanaman produksi. Benih dari pohon sisa pada 10 galur terpilih disatukan sebagai stockseed (Benih Pilihan B / BP.B). Penanaman Keturunan Kedua & Penyaringan Galur (Siklus II)Sebanyak 30 pohon terpilih ditanam dengan prosedur yang sama. Jumlah galur terbaik yang dipilih diperkecil menjadi 7 galur, lalu dari 7 galur ini dipilih lagi 35 pohon terbaik. Penetapan Galur Terbaik Final (Siklus III)Dari 30 tanaman pilihan, ditentukan 3 galur terbaik. Seluruh pohon pada 3 galur ini dipanen dan dipisahkan benihnya sesuai nomor galur untuk dijadikan Benih Pilihan A (BP.A). Benih sisa galur lainnya disatukan menjadi BP.C. Pengujian Varietas Skala LuasKetiga galur final (BP.A) diuji dalam percobaan varietas bersama populasi asal (induk) dan varietas standar pada plot yang luas. Pengujian ini mengevaluasi produksi serta kualitas krosok melalui proses pengolahan daun (curing process).
Description
Keywords
Citation
Collections