Prosiding Hasil Seminar Patanas: Struktur Pendapatan dan Konsumsi Rumah Tangga Pedesaan di Jawa Timur

Abstract
Sejak tahun anggaran 1983/1984 Agro Ekonomi melangkah untuk memprakarsai studi agro ekonomi jangka panjang yang dikenal sebagai Studi Panel Petani Nasional (PATANAS), suatu langkah yang dapat disebut ambisi besar oleh sementara pihak, mengingat keterbatasan sarana dan tenaga pada waktu itu. Studi ini mungkin merupakan yang pertama dilakukan di Indonesia, yang dapat dipandang sebagai studi agro ekonomi komprehensif untuk menelusuri denyut nadi pertumbuhan sektor pertanian rakyat yang merupakan salah satu sektor terpenting dalam perekonomian di Indonesia. Data pertanian yang dikumpulkan oleh BPS dipandang tidak memadai untuk memonitor keragaan sektor pertanian secara cukup terperinci. Tanpa mengurangi relevansi data BPS untuk memonitor pertumbuhan sektor pertanian rakyat, Departemen Pertanian, khususnya Badan Litbang Pertanian, merasa perlu untuk melaksanakan semacam "middle range study" untuk menjembatani kekurangan informasi terperinci dari data BPS di satu pihak dan sempitnya wawasan yang ditangani dalam studi-studi mikro usahatani yang dilaksanakan secara sporadis oleh berbagai lembaga penelitian. Dengan studi PATANAS diharapkan kedua macam informasi itu dapat diolah menjadi suatu simphoni yang mampu menggambarkan denyut pembangunan yang terjadi di desa-desa, di subsektor pertanian rakyat, yang sering dipandang sebagai "kotak hitam" yang penuh dengan misteri. Sasaran pembangunan adalah meningkatkan pendapatan petani, menyediakan kesempatan kerja, dan menegakkan asas pemerataan. Tetapi kalau dipertanyakan apakah sasaran-sasaran itu telah dicapai, sedikit sekali informasi yang dapat kita sajikan, karena sebagian besar informasi yang ada berkisar pada produksi dan produktivitas. Tidak heran banyak pihak yang mempertanyakan mengenai dampak pembangunan terhadap pendapatan masyarakat desa, misalnya anggapan bahwa pembangunan justru memiskinkan suatu golongan masyarakat desa, kelompok penduduk desa yang tidak memiliki lahan usaha. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini tidak dapat secara memuaskan dijawab melalui studi-studi mikro dalam wawasan wilayah yang sempit, dan sulit pula secara meyakinkan dijawab dengan menggunakan data nasional yang dikumpulkan oleh BPS. Melalui studi PATANAS inilah pertanyaan-pertanyaan seperti itu dapat kita jawab dengan tingkat ketepatan dan keterwakilan (representativeness) yang memadai.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E73 Consumer economics/Ekonomi konsumen, E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan
Citation