Efisiensi teknis dan inefisiensi perdagangan sektor pertanian kawasan Asia Tenggara
Loading...
Date
2026-06-30
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Abstract
Pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan pangan menempatkan sektor pertanian kawasan Asia Tenggara pada tekanan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengendalikan tekanan lingkungan. Ketimpangan kebijakan, keterbatasan teknologi, dan liberalisasi perdagangan berpotensi memicu inefisiensi teknis dan tekanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi ketimpangan kebijakan pertanian berkelanjutan, mengukur efisiensi teknis sektor pertanian di kawasan Asia Tenggara, serta mengevaluasi potensi inefisiensi akibat perdagangan dengan implikasi bagi Indonesia. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji efisiensi teknis, perdagangan, dan ketimpangan kebijakan pertanian berkelanjutan secara terpisah, penelitian ini mengintegrasikan ketiga aspek tersebut dalam satu kerangka analisis kawasan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memetakan kebijakan pertanian, sedangkan efisiensi teknis diestimasi menggunakan Stochastic Frontier Analysis dengan fungsi produksi transcendental logarithmic yang memasukkan emisi sebagai salah satu variabel produksi. Hasil menunjukkan bahwa sektor pertanian kawasan Asia Tenggara masih bersifat padat karya dengan kondisi decreasing returns to scale (0,80). Rata-rata efisiensi teknis sebesar 0,81 mengindikasikan potensi peningkatan output sekitar 19% melalui perbaikan efisiensi, sedangkan impor dan ekspor terbukti menurunkan inefisiensi teknis melalui alih teknologi dan tekanan kompetitif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kinerja sektor pertanian kawasan Asia Tenggara memerlukan sinergi antara efisiensi teknis, perdagangan yang lebih efisien, dan kebijakan pertanian yang mendukung keberlanjutan. Implikasi kebijakan menekankan penguatan efisiensi teknis, modernisasi teknologi, serta pemanfaatan perdagangan sebagai instrumen peningkatan produktivitas pertanian berkelanjutan, khususnya bagi Indonesia.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian, E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E21 Agro-industry/Agro Industri