BIOLOGI DAN PEMBIAKAN MASAL FALL ARMY WORM Spodoptera frugiperda J. E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) DI LABORATORIUM : Warta balittro Vol. 37 No. 73 tahun 2020

Abstract
Fall Army Worm, Spodoptera frugiperda (J. E. Smith) (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama baru yang masuk ke Indonesia. Sampai sekarang belum diketahui secara pasti penyebab hama tersebut dapat masuk ke Indonesia. Hama ini bersifat polifag, mampu memakan jenis-jenis tanaman yang tergolong ke dalam berbagai famili. Perlu adanya penelitian untuk mengetahui biologi dan cara pembiakan massalnya dalam upaya mencari cara pengendalian yang diharapkan mampu mengendalikan dan sekaligus menekan laju penyebarannya. Tersedianya hama S.frugiperda dalam jumlah banyak dan seragam dibutuhkan untuk menunjang Di laporkan oleh Srikanth et al., (2018), bahwa S. frugiperda telah menyerang tanaman perkebunan, yaitu tebu di negara bagian selatan India, Tamil Nadu. Serangan ditemukan pada tanaman tebu yang masih muda dengan intensitas serangan yang cukup rendah (1.85-30.86%). Sebaran ulat ini di Indonesia, terutama di Sumatera dan Jawa pada bulan Juni 2019, pada pertanaman jagung telah dilaporkan oleh Sartiami et al., (2019). Dikhawatirkan ulat baru yang bersifat polifag ini akan menyerang tanaman perkebunan lainnya seperti tanaman rempah dan tanaman obat. Oleh karena itu perlu segera dilakukan penelitian untuk menemukan cara pengendalian yang efektif dalam upaya menekan laju penyebaran S. berbagai penelitian dalam rangka frugiperda di Indonesia. pengendalian hama tersebut. Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa pada pakan alami buah jagung muda (baby corn) siklus hidup S. frugiperda berlangsung selama 34-47 hari, terdiri dari stadia telur 2-3 hari, larva 12-20 hari, pupa 8-9 hari, imago 12-15 hari. Dengan pakan alami tersebut serangga S. frugiperda telah berhasil dibiakkan secara massal di laboratorium pada suhu ± 29-30°c dan kelembaban relatif 66-67%.
Description
Keywords
Citation
Collections