POTENSI DAN MANFAAT KULIT KAYUMANIS (Cinnamomum sp.) SEBAGAI OBAT HERBAL : Warta balittro Vol. 35 No. 69 tahun 2018
No Thumbnail Available
Date
2018-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Tanaman kayumanis
(Cinnamomum sp.) sudah lama
dikembangkan di Indonesia dan
merupakan salah satu komoditi
rempah yang menjadi barang
dagangan utama sejak zaman
colonial. Pasar kayumanis dunia
diperkirakan akan meningkat dengan
semakin banyak diketahuinya
manfaat dari kayumanis karena
bahan kimia yang terkandung dalam
kulit dan minyaknya. Kulit batang
(Cinnamomum sp.) dapat dijadikan
sebagai obat herbal. Kandungan
kimia yang terdapat dalam kulit
kayumanis yang di antaranya fenol,
terpenoid, saponin dan minyak atsiri
yang terdiri dari trans-sinamaldehid
(60,72%), eugenol (17,62%) dan
kumarin (13,39%). Keberadaan
kumarin telah dilaporkan oleh Miller
dkk. (1996) yang melihat perbedaan
antara dua jenis cinnamon
berdasarkan kandungan eugenol dan
kumarin. Eugenol terdapat pada true
cinnamon dan kumarin terdapat
dalam cassia, sedangkan kumarin
pada true cinnamon sangat sedikit
(trace).Kumarin memiliki aktivitas
farmakologi sebagai antikoagulan,
menghambat sintesis protombin dan
mencegah pembentukan preparat
faktor pembekuan darah. Manfaat
kayumanis juga sebagai herbal untuk
antioksidan, antikoagulan dan
antidiabetes serta manfaat lainnya
dalam kesehatan.