DAYA ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP BAKTERI Stuphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli DAN Pseudomonas sp. SECARA IN VITRO
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Efektivitas antibakteri minyak atsiri kulit daun jeruk nipis (Citrus auratifolia Swingle)
terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis, S. aureus, Escherichia coli dan
Pseudomonas sp. telah diuji di Balai Besar Penelitian Veteriner (Bbalitvet) Bogor. Rancangan
percobaan adalah acak lengkap pola faktorial 3x4 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah
konsentrasi minyak atsiri (50%, 75%, dan 100%) dan faktor kedua adalah 4 isolat bakteri. Hasil
pengukuran diameter daerah hambat (DDH) pertumbuhan menunjukkan bahwa makir tinggi
konsentrasi minyak atsiri yang digunakan, makin besar DDH pertumbuhan bakteri yang terbentuk.
Daya antibakteri minyak atsiri kulit jeruk nipis paling sensitif terhadap pertumbuhan bakteri
Staphylococcus aureus.