TANGGAР EMРАТ VARIETAS NILAM (Pogestemon cablin Benth.) TERHADAP INTENSITAS CAHAYA
No Thumbnail Available
Date
2007-09-06
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK
Abstract
Tanaman nilam merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak dipakai dalam
industri pembuatan parfum dan kosmetik.Ekspor minyak nilam menghasilkan devisa terbesar (19,2
juta USS) diantara minyak atsiri lainnya, oleh karena itu tanaman ini sangat potensial untuk
dikembangkan. Untuk menghasilkan kadar minyak tinggi, tanaman nilam menghendaki faktor
lingkungan yang sesuai antara lain persentase radiasi surya. Penelitian tanggap 4 varietas nilam
terhacap intensitas cahaya yang berbeda dilakukan di Kebun Percobaan Cimanggu dan di
laboratorium Pasca Panen Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro).Penelitan
bertuj uan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan, produksi dan
kualitas minyak dari empat varietas nilam, yaitu Cisa oni, Lhokseumawe, Tapak Tuan dan
Sidik: lang. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 ulangan. Intensintas
cahaya terdiri dari tiga taraf yaitu 50%, 75% dan 100%. Benih dari 4 varietas nilam ditanam dalam
polibag berukuran 40 x 40 cm, dengan media tanam tanah dan pupuk kandang (2: 1), masing- masing perlakuan terdiri dari 20 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa cahaya berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman nilam dimana pada intensitas cahaya 50% tanaman lebih tinggi, jumlah cabang, jumlah daun, panjang cabang dan lingkar batang lebih besar. Bobot terna basah tertinggi terdapat pada varietas Tapak Tuan (5675 g /tanaman) yang mendapat cahaya 50% berbeda nyata dengan intensitas lainnya.Intensitas cahaya tidak berpengaruh nyata terhadap kadar minyak dan patcholi alkohol namun kadar minyak tertinggi terdapat pada varietas Cisaroni (4,27%) yang mendapat 75% cahaya dan patchouli alkohol tertinggi pada varietas Sidikalang (23,96%) yang mendapat 100% cahaya.