Pemanfatan Kunyit dan Temulawak sebagai Imbuhan Pakan untuk Ayam Broiler
No Thumbnail Available
Date
2009
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Ternak
Abstract
Salah satu aspek yang sudah mulai diteliti untuk menggantikan antibiotika sebagai imbuhan pakan adalah bioaktif tanaman. Kunyit dan temulawak, merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam kehidupan manusia dan diketahui mempunyai zat berkhasiat yang juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan kapang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian terhadap kemungkinan penggunaan kunyit dan temulawak sebagai imbuhan pakan pengganti antibiotika dalam ransum unggas. Tepung kunyit dan temulawak dianalisis kadar zat aktifnya sebelum digunakan, kemudian dicampurkan kedalam ransum standard yang disusun untuk ayam broiler dengan berbagai dosis. Dosis yang dicobakan didasarkan pada kandungan zat aktif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan fungi, yaitu temulawak dan kunyit masing-masing dengan dosis rendah, sedang dan tinggi, serta kombinasi kunyit dosis rendah + temulawak dosis tinggi dan kunyit dosis sedang dan temulawak dosis sedang. Ransum kontrol tanpa imbuhan dan yang ditambahkan antibiotika juga dibuat sebagai pembanding. Ransum diberikan pada ayam broiler umur 1 hingga 35 hari, dengan tiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 15 ekor. Hasil menunjukkan bahwa pemberian imbuhan pakan berupa antibiotik, tepung kunyit, tepung temulawak maupun campuran kunyit dan temulawak tidak nyata (P>0,05) menyebabkan perubahan terhadap pertumbuhan, efisiensi pengunaan pakan, mortalitas, daya cerna zat gizi pakan dan persentase karkas ayam broiler.
Description
Keywords
L Animal production/Produksi Hewan::L01 Animal husbandry/Peternakan, Q Food science/Ilmu Pangan::Q54 Feed composition/Komposisi Pakan