BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DAN PENGOLAHANNYA DI UKM RUMAH JAMUR KABUPATEN BANTAENG PROVINSI SULAWESI SELATAN

No Thumbnail Available
Date
2025-11-25
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Polbangtan Gowa
Abstract
Jamur dalam bahasa Indonesia disebut cendawan dan dalam bahasa botani disebut fungi. Pengertian jamur adalah tumbuhan sederhana, berinti, tidak berklorofil, berspora, berupa sel atau sejumlah sel dalam bentuk benang-benang (misella) yang bercabang. Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur kayu yang dapat dikonsumsi dan termasuk jamur yang dapat di budidayakan. Selain karena cukup digemari oleh kalangan masyarakat, jamur tiram juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Magang tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui proses budidaya jamur tiram di UKM Rumah Jamur Kabupaten Bantaeng, untuk mengetahui media yang digunakan sebagai media pertumbuhan jamur tiram, dan untuk mengetahui pengolahan hasil dari jamur tiram. Budidaya jamur tiram ini mencakup beberapa proses diantaranya Pencampuran Media, Fermentasi, Pembuatan Baglog, Sterilisasi, Inokulasi, Inkubasi, Pemeliharaan, Panen, hingga Pasca Panen. Pengolahan pasca panen jamur tiram dapat diolah menjadi kerupuk jamur tiram dengan bahan dasar jamur tiram suir yang kemudian ditambahkan tepung dan bumbu lainnya lalu dikemas dengan baik sehingga memiliki nilai jual. Kesimpulan dari magang tugas akhir ini yaitu panen dan pengolahan pasca panen yang berupa kerupuk jamur tiram. Media yang digunakan untuk budidaya jamur tiram berupa Serbuk Gergaji, Dedak, Kapur, Molase/Tetes Tebu, dan Air yang dimasukkan ke dalam alat pengayak/mixer hingga menjadi baglog.
Description
BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) DAN PENGOLAHANNYA DI UKM RUMAH JAMUR KABUPATEN BANTAENG PROVINSI SULAWESI SELATAN
Keywords
Citation