Durabilitas Ketahanan Varietas Padi terhadap Penyakit Tungro
Loading...
Date
2013-12-22
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Tungro merupakan penyakit pada tanaman padi yang sangat merusak, terutama di daerah endemis. Tungro disebabkan oleh infeksi dua virus yang berbeda yaitu RTSV dan RTBV, keduanya hanya dapat ditularkan oleh serangga wereng hijau. Epidemi tungro dipengaruhi oleh varietas tanaman, virus tungro, wereng hijau, kondisi lingkungan, dan cara budi daya. Penggunaan varietas tahan merupakan cara pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan. Penanaman beberapa varietas tahan dengan sumber gen ketahanan yang berbeda dapat mencegah terjadinya siklus epidemi tungro. Ketersediaan varietas tahan yang awet (durable), menjadi syarat utama dalam pengendalian tungro secara berkelanjutan. Durabilitas ketahanan varietas terhadap virus tungro perlu dijaga melalui sistem pengelolaan yang komprehensif berdasarkan pemahaman biologi dan epidemiologi tungro. Perbaikan ketahanan varietas terhadap tungro dapat dilakukan melaui perakitan varietas dengan banyak sumber gen ketahanan terhadap virus dan vektor atau melalui perakitan varietas berdasarkan kesesuaian tetua dengan varian virus tungro dan koloni vektor. Alternatif lain adalah melalui perakitan varietas padi transgenik tahan tungro. Varietas tahan virus tungro harus diikuti percepatan adopsi oleh petani. Strategi percepatan adopsi varietas tahan dimulai sejak awal perakitan varietas yang disesuaikan dengan preferensi pengguna. Peta distribusi varietas tahan tungro diperlukan untuk memudahkan pemantauan durabilitas ketahanan varietas dan mendukung usaha perbaikan ketahanan varietas selanjutnya.
Description
Redaksi Buletin Iptek Tanaman Pangan terus berupaya meningkatkan kualitas artikel yang akan diterbitkan, termasuk mendorong peneliti menulis artikel hasil penelitiannya. Pembuatan topik tulisan oleh redaksi dan dikirimkan kepada personel peneliti yang kompeten tampaknya merupakan salah satu cara yang cukup efektif mendorong peneliti menulis artikel untuk Buletin Iptek