Strategi Dan Kebijakan Pengembangan Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu Kakap Kabupaten Pontianak

Loading...
Thumbnail Image
Date
2005
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BPTP Jambi
Abstract
Propinsi Kalimantan Barat memproritaskan pembangunan agribisnis sebagai strategi pembangunan ekonomi. Guna mempercepat pembangunan agribisnis maka pemerintah daerah membentuk Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu (KUAT). Lima kawasan yang telah ditetapkan antara lain : Sei Kakap, Rasau Jaya, Merowi, Singkawang dan Sanggau Ledo. Pada tahap pertama ini kawasan Sungai Kakap sebagai prioritas. Strategi pengembangan yang ditempuh adalah optimalisasi pendapatan kawasan 2.000 USS melalui model usahatani terpadu. Usahatani berbasis tanaman padi dan kelapa merupakan dua model yang rekomendasikan. Untuk menuju pendapatan tersebut diperlukan prakondisi dan sinergi. Pembentukan kelembagaan KUAT (Kelembagaan Usaha Agribisnis Terpadu) antara lain : Kelompok Usaha Mandiri (KUM), Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA), Klinik Pertanian diharapkan dapat mempercepat adopsi inovasi teknologi dan kelembagaan. Sinergi antara institusi pemerintah, petani dan swasta sangat diperlukan untuk mendukung program KUAT tersebut.
Description
Keywords
Research Subject Categories::E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E20 Organization, administration and management of agricultural enterprise or farms// Organisasi, Administrasi dan Pengelolaan Perusahaan Pertanian/Usaha tani
Citation