Browsing by Author "Ridwan Thahir"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemPenanganan Pascapanen Padi(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1991) Soemardi; Ridwan ThahirPenerapan teknologi prapanen saja ternyata belum cukup untuk mendukung upaya pencapaian sasaran kecukupan pangan, peningkatan pendapatan petani, dan pemerataan kesempatan kerja. Upaya tersebut harus didukung oleh pengamanan produksi melalui penerapan teknologi pascapanen. Usaha penyelamatan hasil padi untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kemampuan petani untuk memanen, merawat, mengeringkan, menyimpan, dan memberaskan, serta meningkatkan mutu hasil panen maupun hasil olahan. Teknologi pascapanen dapat mengamankan hasil panen dan mengolah hasil menjadi komoditas bermutu, siap dikonsumsi, selain dapat pula meningkatkan daya guna hasil maupun limbah hasil olahan. Petani melaksanakan proses pengamanan produksi pada tahap paling rawan, yakni panen, perawatan dan pengeringan. Upaya ini lebih banyak ditujukan untuk menyelamatkan hasil panen dari kerusakan daripada mengurangi susut maupun meningkatkan mutu karena masih terbatasnya kemampuan petani, baik dalam penguasaan teknologi, penyediaan sarana, maupun permodalan.
- ItemPenanganan Pascapanen Ubi Kayu Menunjang Pengembangan Agroindustri di Pedesaan(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1996) Agus Setyono; Ridwan Thahir; SoeharmadiPanen raya ubi kayu biasanya jatuh pada bulan Juli-Oktober, menjelang musim tanam padi. Melimpahnya produksi ubi kayu pada bulan-bulan tersebut menyebabkan merosotnya harga sampai Rp15- Rp30/kg ubi. Untuk mengatasi kerugian, petani memerlukan teknologi pascapanen yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan, ubi kayu yang disimpan dalam sekam lembab, kesegarannya dapat diperpanjang sampai 3 bulan. Selain itu, ubi kayu segar dapat diolah menjadi tape dan enyek-enyek, atau bahan setengah jadi berupa gaplek, sawut kering, dan tepung kasava, yang selanjutnya dapat diolah menjadi produk makanan seperti cake, roti, cookies, gula sirup, alkohol, asam sitrat, dan asam glutamat. Sistem pengembangan agroindustri ubi kayu di pedesaan dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu dengan sistem pembinaan secara individu, kelompok, koperasi, dan sistem plasma inti (Bapak Angkat) -- tergantung kepada kondisi daerah.
- ItemPengembangan Alat dan Mesin Pertanian dalam Meningkatkan Efisiensi Usahatani(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1993) Bambang Prastowo; E. Eko Ananto; Ridwan Thahir; Handaka