Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Purwaningsih, Heni"

Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Budidaya dan pengolahan hasil itik
    (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Balitbangtan Yogyakarta, 2011-10) Budhi lestari, Sri; Winarti, Erna; Indri Wendhany, Wiendarti; Purwaningsih, Heni; Widyayanti, Setyorini
  • No Thumbnail Available
    Item
    Kandungan Besi Beras Merah dan Beras Hitam Lokal Yogyakarta
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2010-11-18) Kristamtini; Purwaningsih, Heni
    Abstract Mineral Content of Iron on Red and Black Local Rice of Yogyakarta. Two cultivar types of rice, called red rice (Segreng. Mandel, Cempo Merah, Saodah Merah) and black rice (Cempo Ireng and Melik) are typical of Yogyakarta Province. These two types of rice contain iron mineral which is important for human health. A study to evaluate the iron content of these two locals rice of Yogyakarta, by previously planting two cultivars of the black rice (Cempo Ireng and Melik) and five cultivars of the red rice (Segreng. Mandel, Cempo Merah, and Saodah Merah) in the farmers irrigated rice field. The rice grains harvested from this crop were then dried, milled, and analysed for their iron content. Data of the iron content were analysed based on the Completely Randomized Design treatment arrangement. The different among treatments were evaluated by DMRT test at 5% level of confidence. Results of this experiment indicated that high content of iron of 150.3 and 31.8 ppm were demonstrated by the cultivars of black rice Melik and Cempo Ireng. While iron content of 18.99, 16.09, 12.84, and 12.76 ppm were observed on the cultivars of Segreng. Cempo Merah, Saodah Merah, and Mandel, respectively. The iron content of these local cultivars typical of Yogyakarta, was significantly higher as compared to that of common rice varieties which reached 11.7 ppm only. Abstrak Beberapa padi lokal beras merah (Segreng. Mandel, Cempo Merah, Saodah Merah) dan beras hitam (Cempo Ireng dan Melik). merupakan plasma nutfah padi khas Yogyakarta yang perlu dimanfaatkan. Kedua beras merah dan beras hitam ini mengandung mineral besi (Fe) yang memiliki fungsi penting untuk kesehatan manusia. Penelitian untuk mengevaluasi kadar besi beberapa beras merah dan beras hitam lokal Yogyakarta. Penelitian diawali dengan menanam dua jenis padi hitam (Cempo Ireng dan Melik) dan lima padi merah (Segreng, Mandel, Cempo Merah, dan Saodah Merah) di sawah petani. Hasil padi dari pertanaman tersebut, kemudian dijemur, digiling, dan dianalisis kandungan besinya. Data kandungan besi yang diperoleh dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap. Perbedaan kandungan besi antarvarietas dievaluasi dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar besi yang tinggi sebesar 150,3 ppm dan 31,8 ppm berturut-turut terdapat pada beras hitam Melik dan Cempo Ireng diikuti oleh beras merah Segreng, Cempo Merah, Saodah Merah, dan Mandel. berturut-turut sebesar 18.99 ppm, 16,09 ppm, 12.84 ppm, dan 12,76 ppin. Rata-rata kadar besi pada beras merah dan beras hitam ini nyata lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata kadar besi pada beras varietas unggul yang mencapai 11.7 ppm.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pemanfaatan Plasma Nutfah Beras Hitam Lokal Yogyakarta Sebagai Pangan Fungsional
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2010-11-18) Purwaningsih, Heni; Kristiamtini
    Abstract The Usage of Brown Rice, the Local Germplasm of Yogyakarta as Functional Food. Wide range of climate in Yogyakarta Special Region brings about the diversities in agricultural germplasms. Among these were the red rice and the brown rice which were special to local Yogyakarta. Both red and brown rice contain one or more compounds which are important for human health. Results of the analysis of red and brown rice conducted in laboratorium pascapanen BPTP Yogyakarta and laboratorium Teknologi Pertanian UGM Yogyakarta during the year of 2008, indicated that red rice contained protein, fat, amylase, amylopectin, and starch as much as 9.04, 1.59, 21.42, 45.65, and 67.07%, respectively. Red rice also contained beta-carotene and anthocyanin as much as 158.29 mg/100 g and 2.88 ppm, respectively. The brown rice contained protein, fat, amylase, amylopectin, and starch as much as 5.51, 1.85, 22.97, 51.54, and 74.52%, respectively. The brown rice also contained beta-carotene and anthocyanin as much as 804.16 mg/100 g and 393.93 ppm, respectively. The low amylose and the high amylopectin contain of the red and the brown rice meet the quality preference of most of the Indonesian Red and brown rice also contained higher iron as compared to white rice. Red and brown rice can be prepared as steamed cake with an attractive taste and appearance. Organoleptic test indicated that consumers preferred more the brown rice steamed cake than the red rice steamed cake. The brown rice and the red rice steamed cake contained anthocyanin as much as 0.33 and 36.76 ppm, respectively. Abstrak Keanekaragaman lingkungan fisik yang ada di DIY membawa konsekuensi keanekaragaman plasma nutfah pertanian yang tersedia di daerah tersebut. Salah satu keanekaragaman plasma nutfah yang dimiliki DIY adalah beras merah dan beras hitam. Kedua jenis beras ini merupakan pangan fungsional yang mengandung satu atau lebih senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Penelitian dilaksanakan di labolatorium pascapanen BPTP Yogyakarta dan labolatorium Teknologi Pertanian UGM Yogyakarta pada tahun 2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa beras merah dan beras hitam mengandung antioksidan beta karoten dan antosianin yang cukup tinggi. Beras merah mengandung nutrisi yang juga cukup tinggi, di antaranya protein, lemak, amilosa, amilopektin, dan pati dengan kandungan berturut-turut 9.04%, 1.59%, 21.42%, 45.65%. dan 67,07%. Beras merah juga megandung beta-karoten dan antosianin, berturut-turut sebesar 158,29 mg/100 g dan antosianin 2.88 ppm. Sementara itu, beras hitam mengandung protein, lemak, amilosa, amilopektin, dan pati dengan kandungan berturut-turut 5.51%, 1,85%, 22,97%, 51,54%, dan 74,52%. Beras hitam juga mengandung beta-karoten 804,16 mg/100 gr; dan antosianin 393,93 ppm. Kadar amilosa yang rendah dan amilopektin yang tinggi menyebabkan nasi kedua beras tersebut terasa enak dan pulen, Oleb karena kandungan nutrisi dan mineral penting untuk kesehatan. beras merah dan beras hitam perlu dilestarikan dan dibudidayakan untuk dikonsumsi baik dalam bentuk nasi maupun dalam bentuk produk olahan lain. Cake kukus berbahan dasar beras merah dan beras hitam lokal merupakan bentuk diversifikasi pangan fungsional yang dapat disediakan. Uji organoleptik menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai cake kukus beras hitam dibanding cake kukus beras merah. Kandungan antosianin cakr kukus beras hitam sebesar 36,79 ppm, jauh lebih tinggi dibanding kandungan. antosianin cake kukus beras merah yang hanya 0,33 ppm. Hal ini sekaligus merupakan usaha pelestarian dan pemanfaatan plasma nutfah padi local sebagai pangan fungsional.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Standar prosedur operasional (Budidaya)pisang raja
    (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Balitbangtan Yogyakarta, 2010-11) Martini, Tri; Murwati; Purwaningsih, Heni; sardjiman
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Teknologi pembuatan produk olahan cassava dan mocaf
    (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Balitbangtan Yogyakarta, 2011-10) Murwati; Siswanto, Nugroho; Purwaningsih, Heni; Widyayanti, Setyorini

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback