Browsing by Author "M. Machmud"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemPenyakit Bakteri Padi dan Cara Pengendaliannya(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Kadir, Triny S.; V. Suryadi; Sudir; M. MachmudAbstrak Penyakit yang disebabkan oleh bakteri merupakan salah satu kendala utama dalam usaha budidaya tanaman padi (Oryza sativa L.) yang berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis penyakit bakteri utama yang menyerang tanaman padi, memahami mekanisme infeksinya, serta merumuskan strategi pengendalian yang efektif dan berkelanjutan. Berdasarkan kajian literatur dan pengamatan di lapangan, penyakit bakteri utama yang sering ditemukan meliputi Hawa Daun Bakteri (HDB) atau bacterial leaf blight (Xanthomonas oryzae pv. oryzae), garis daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzicola), serta busuk pelepah atau akar yang disebabkan oleh Pseudomonas spp. dan Burkholderia glumae. Pengendalian penyakit bakteri membutuhkan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menggabungkan penggunaan varietas unggul tahan penyakit, praktik agronomis yang tepat (seperti pengaturan jarak tanam dan pemupukan nitrogen terukur), pemanfaatan agen hayati (seperti Trichoderma spp. atau Bacillus spp.), serta aplikasi bakterisida berbahan aktif tembaga sebagai langkah terakhir. Penerapan PHT secara konsisten terbukti efisien dalam menekan laju infeksi dan menjaga produktivitas tanaman padi. Abstract Rice (Oryza sativa L.) is a vital staple crop essential for global food security, yet its production is significantly threatened by various bacterial diseases. Among the most destructive are Bacterial Leaf Blight caused by Xanthomonas oryzae pv. oryzae and Bacterial Grain Rot caused by Burkholderia glumae, which can lead to severe yield losses if left unmanaged. This paper synthesizes current knowledge on key rice bacterial pathogens, their symptomatology, epidemiological factors, and potential management strategies. Effective control relies on an Integrated Pest Management (IPM) approach, combining the use of disease-resistant varieties, proper cultural practices (such as balanced fertilization and optimal water management), biological control agents, and targeted chemical applications. Enhancing sustainable control measures and promoting early disease detection are essential to mitigate the impact of bacterial outbreaks and ensure sustainable rice production.
- ItemPenyakit Bakteri Patli dan Pengendaliannya(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1991) M. MachmudPenyakit padi yang disebabkan oleh bakteri tidak sebanyak penyakit oleh jamur. Hingga saat ini tidak lebih sepuluh penyakit padi oleh bakteri yang telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut hanya dua yang telah lama dikenal dan merupakan kendala utama dalam produksi padi, yaitu penyakit hawar daun bakteri (penyakit kresek = bacterial leaf blight) oleh bakteri Xanthomonas campestris pv. oryzae (Uyeda et Ishiyama) Dye dan penyakit bakteri daun bergores (bacterial leaf streak) oleh X. campestris pv. oryzicola (Fang, et al.) Dye. Kedua penyakit ini tersebar luas di Indonesia maupun di negara produsen padi lainnya di daerah tropis dan subtropis, dan dapat mengakibatkan kerugian hasil yang cukup besar. Oleh karena itu, banyak sekali penelitian tentang penyakit ini telah dilakukan oleh para ahli, terutama dalam upaya mengendalikan penyakit tersebut. Di Indonesia, penelitian penyakit padi oleh bakteri telah dilakukan sejak awal tahun lima puluhan. Pada tahun 1950, Reitsma dan Schure (13) menemukan penyakit yang dinamakannya kresek dan bakteri patogennya disebut Xanthomonas kresek. Penelitian ini digiatkan kembali sejak 1970-an terutama karena adanya kerjasama penelitian antara para peneliti dari Indonesia dengan peneliti Jepang dan International Rice Research Institute (IRRI).