Penyakit Bakteri Patli dan Pengendaliannya

Loading...
Thumbnail Image
Date
1991
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Abstract
Penyakit padi yang disebabkan oleh bakteri tidak sebanyak penyakit oleh jamur. Hingga saat ini tidak lebih sepuluh penyakit padi oleh bakteri yang telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut hanya dua yang telah lama dikenal dan merupakan kendala utama dalam produksi padi, yaitu penyakit hawar daun bakteri (penyakit kresek = bacterial leaf blight) oleh bakteri Xanthomonas campestris pv. oryzae (Uyeda et Ishiyama) Dye dan penyakit bakteri daun bergores (bacterial leaf streak) oleh X. campestris pv. oryzicola (Fang, et al.) Dye. Kedua penyakit ini tersebar luas di Indonesia maupun di negara produsen padi lainnya di daerah tropis dan subtropis, dan dapat mengakibatkan kerugian hasil yang cukup besar. Oleh karena itu, banyak sekali penelitian tentang penyakit ini telah dilakukan oleh para ahli, terutama dalam upaya mengendalikan penyakit tersebut. Di Indonesia, penelitian penyakit padi oleh bakteri telah dilakukan sejak awal tahun lima puluhan. Pada tahun 1950, Reitsma dan Schure (13) menemukan penyakit yang dinamakannya kresek dan bakteri patogennya disebut Xanthomonas kresek. Penelitian ini digiatkan kembali sejak 1970-an terutama karena adanya kerjasama penelitian antara para peneliti dari Indonesia dengan peneliti Jepang dan International Rice Research Institute (IRRI).
Description
Keywords
Citation
Collections