Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Darwis, Michellia"

Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    DILEMA TANAMAN OВАТ КЕLUARGA DAN KETERSEDIAAN PEKARANGAN : Warta balittro No. 55 Tahun 2011
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2011-06-01) Darwis, Michellia
    Pengertian dari Tanaman Obat Keluarga dengan akronim TOGA pada hakekatnya adalah sebidang tanah baik di dalam (depan, belakang dan samping) rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman berkhasiat obat. Untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga sehari-hari bagi ketersediaan obat alami cukup dengan memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah. Kalau keperluan banyak seperti untuk industri jamu skala rumah tangga bisa memanfaatkan sebagian ladang atau kebun bagi pengembangan tanaman berkhasiat obat. Mengingat pentingnya manfaat obat herbal pemerintah sudah memprogramkan TO G A sebagai sumber "Apotik Hidup". Untuk mendukung suksesnya program Toga perlu sosialisasi dan penyebaran dengan memanfaatkan tenaga penyuluh pertanian, puskesmas, atau organisasi kemasyarakatan seperti PKK, Karang taruna dan Program KB (Kegiatan Keluarga Berencana). Menurut Poerwadarminta dari kamus bahasa Indonesia, pekarangan berasal dari kosa kata "karang" yang berarti halaman di sekitar rumah tempat kita tinggal. Diuraikan lebih lanjut oleh pakar lingkungan hidup Otto Soemarwoto bahwa pekarangan merupakan suatu ekosistem yang ditanami dengan berbagai aneka jenis tanaman yang masih mempunyai hubungan fungsional, ekonomi dan biofisika. Namun dewasa ini dan menjadi dilema bagi program pengembangan TOGA adalah lahan pekarangan semakin menyusut eksistensinya.
  • No Thumbnail Available
    Item
    JENIS-JENIS HAMA DAN SERANGANNYA PADA TANAMAN NILAM
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, 2005) Darwis, Michellia
  • No Thumbnail Available
    Item
    KEBUTUHAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT SEBAGAI BUMBU DAPUR DAN JAMU GENDONG DI INDONESIA : Warta balittro Vol. 33 No. 65 tahun 2016
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2016-06-01) Mayura, Eliza; Darwis, Michellia
    Tanaman rempah dan obat (TRO) banyak sekali ragam dan jenisnya, serta banyak pula manfaatnya untuk kepentingan hidup manusia. Manfaat TRO sebagai bumbu dapur dan jamu gendong masih kurang mendapat perhatian. Padahal, kebutuhan TRO untuk bumbu dapur bisa mencapai 142.989 ton/tahun, dan untuk jamu gendong sebanyak 144.210 ton/tahun Tulisan ini mengulas tentang kebutuhan tanaman rempah dan obat sebagai bahan bumbu dapur dan jamu gendong yang sangat tinggi dan prospektif.
  • No Thumbnail Available
    Item
    MOTTO BALAI PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT : Warta balittro No 50 tahun 2005
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2005-06-01) Darwis, Michellia
    Setiap pemimpin harus mempunyai visi dan misi atas unit kerja yang dipimpinnya. Penjabaran dari visi dan misi yang diemban tidak bisa satu atau dua kalimat saja, bisa terdiri dari beberapa paragraf dan membutuhkan beberapa lembar ketikan. Pemimpin bisa silih berganti, konsekwensinya visi dan misi sering mengalami perubahan, sesuai tuntutan keadaan terkini dan demi penyempurnaan/penajaman visi dan misi itu sendiri. Kepala Balittro sekarang adalah Bapak Dr. Molide Rizal beliau mempunyai visi dan misi tersendiri, namun yang menarik beliau mempunyai ide yang "brillian" demi menyerdehanakan visi dan misi kedepan (next view) dalam satu bentuk motto. Sejauh ini belum pernah muncul adanya 'Motto Balittro", hal inilah yang menarik untuk menjadi bahan ulasan. Motto Balittro yang dicanangkan oleh Kepala Balittro dalam seminar; Penerapan TQM Dalam Managemen Internal Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat adalah; "Sejahtera dan Sehat Dengan Rempah dan Obat". Semoga dengan adanya motto ini kita berjalan tidak seperti orang buta yang berjalan tanpa arah dan butuh tuntunan serta akan mem-punyai etos kerja yang lebih baik lagi.
  • No Thumbnail Available
    Item
    POTENSI TERONG Solanum khasianum MENGATASI JUMLAH PENDUDUK DUNIA TERKINI TUJUH MILYAR JIWA : Warta Balittro No. 56 Tahun 2011
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2011-12-01) Darwis, Michellia
    Domica May Camacho lahir ke dunia dua menit sebelum tengah malam pada hari Minggu tanggal 31 Oktober 2011 di sebuah rumah sakit umum yang padat pengunjung. Dia adalah seorang bayi perempuan yang lahir dari sebuah keluarga di Manila Filipina. Dia adalah simbol penduduk yang lahir dan tercatat resmi membuat total jumlah penduduk dunia pada waktu itu sudah mencapai angka tujuh milyar jiwa. Kelahirannya yang sangat istimewa ini dirayakan dengan kue cokelat yang diberi tulisan "7 B Philippines". Supaya tidak pusing tidak usah dipikirkan bagaimana cara menghitungnya, karena itu adalah tugas dari badan penduduk dunia (UNFPA) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penduduk negara Indonesia terkini dilaporkan sudah mencapai 245,61 juta jiwa, nomor empat terbesar di dunia setelah Amerika Serikat, India dan China. Program nasional kependudukan dan keluarga berencana (BKKBN) sejak awal dibentuk bertekad dan berusaha menekan laju pertambahan penduduk di Indonesia seminimal mungkin. Pada dasawarsa tahun 1980-an program KB ini cukup sukses menekan populasi penduduk Indonesia. Namun dengan berjalannya waktu aktifitas program ini meredup dan untuk sekarang sudah saatnya kembali mensukseskan program KB agar tidak terjadi ledakkan jumlah penduduk. Kotamadya Banjar di Jawa Barat dengan mengangkat masalah meningkatkan program KB yang termasuk kedalam kategori inovasi pelayanan publik terpilih jadi juara satu dalam ajang Innovation Government Awards pada tanggal 22 Desember 2011. Penghargaan diberikan kepada walikota Banjar oleh Gamawan Fauzi selaku menteri dalam negeri. Seperti diketahui alat kontrasepsi untuk merencanakan jumlah anggota keluarga banyak macamnya, salah satu dari alat kontrasepsi yang pemakaiannya sangat dominan di Indonesia adalah alat kontrasepsi oral. Kontrasepsi oral berupa pil KB dengan bahan baku solasodin dapat diperoleh dari buah terong KB Solanum khasianuит.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback