DILEMA TANAMAN OВАТ КЕLUARGA DAN KETERSEDIAAN PEKARANGAN : Warta balittro No. 55 Tahun 2011

No Thumbnail Available
Date
2011-06-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Pengertian dari Tanaman Obat Keluarga dengan akronim TOGA pada hakekatnya adalah sebidang tanah baik di dalam (depan, belakang dan samping) rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman berkhasiat obat. Untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga sehari-hari bagi ketersediaan obat alami cukup dengan memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah. Kalau keperluan banyak seperti untuk industri jamu skala rumah tangga bisa memanfaatkan sebagian ladang atau kebun bagi pengembangan tanaman berkhasiat obat. Mengingat pentingnya manfaat obat herbal pemerintah sudah memprogramkan TO G A sebagai sumber "Apotik Hidup". Untuk mendukung suksesnya program Toga perlu sosialisasi dan penyebaran dengan memanfaatkan tenaga penyuluh pertanian, puskesmas, atau organisasi kemasyarakatan seperti PKK, Karang taruna dan Program KB (Kegiatan Keluarga Berencana). Menurut Poerwadarminta dari kamus bahasa Indonesia, pekarangan berasal dari kosa kata "karang" yang berarti halaman di sekitar rumah tempat kita tinggal. Diuraikan lebih lanjut oleh pakar lingkungan hidup Otto Soemarwoto bahwa pekarangan merupakan suatu ekosistem yang ditanami dengan berbagai aneka jenis tanaman yang masih mempunyai hubungan fungsional, ekonomi dan biofisika. Namun dewasa ini dan menjadi dilema bagi program pengembangan TOGA adalah lahan pekarangan semakin menyusut eksistensinya.
Description
Keywords
Citation
Collections