Browsing by Author "A.Lay dan Steivie Karouw"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemAgroindustri Gula Semut Aren Dengan Model Hariang di Propinsi Banten Agroindustry of Granular Brown Sugar by Hariang Model in Banten Province(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, 2006-12) A.Lay dan Steivie KarouwPermasalahan umum yang dihadapi petani/pengolah gula aren, antara lain produktivitas rendah, mutu beragam dan kemasan yang kurang baik, sehingga harga jual rendah, akibatnya pengolahan gula semut pada tingkat petani/perajin kurang berkembang. Sedangkan pada agroindustri gula semut usaha kecil-menengah, diperhadapkan pada masalah keadaan pertanaman aren tersebar dalam wilayah yang luas dengan produktivitas rendah, yang pengumpulan nira aren untuk memenuhi kapasitas terpasang, teknologi pengolahan, peralatan pengolahan, modal kerja, dan terbatasnya jaringan pemasaran.
- ItemMutu Gula Aren dan Perubahannya Selama Penyimpanan ( Studi Kasus di Desa Hariang- Lebak Provinsi Banten )(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan, 2008-12) A.Lay dan Steivie KarouwHasil utama tanaman aren adalah nira, yang selanjutnya diolah menjadi gula merah, gula semut dan alkohol. Gula semut merupakan bentuk lain dari gula merah. Bahan baku untuk pem- buatan gula semut adalah nira segar, sama dengan bahan baku untuk pembuatan gula merah. Keduanya dibe- dakan pada bentuk fisik produk akhir, gula merah dalam bentuk produk cetakan, sedangkan gula semut ber- bentuk kristal yang lolos saringan 18-20 mesh (Karouw dan Lay, 2006).
- ItemUji Teknis Alat Pengolahan Minyak Kelapa Skala Kelompok Tani Technical TEst Of Coconut Oil Machinary On Farmer Group Scale(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, 2006-12) A.Lay dan Steivie KarouwPermasalahan yang menonjol dalam teknologi terutama pada pengolahan, kerusakan fisik, mekanis dan fisiologi tergadap bahan baku dan produk yang dihasilkan, pengolahan tidak efisien dan teknologi proses tidak tepat. Dua hal yang harus dipilih, yaitu teknologi yang tepat dan peralatan yang tepat. Teknologi yang sesuai adalah teknologi dengan prosedur operasi cukup sederhana, kebutuhan investasi yang rendah, hemat energi, biaya produksi relatif rendah, peralatan mudah dibersihkan dan dipelihara, proses produksi efisien dan memenuhi standar mutu produk (Soewono, 2005).