Peternakan
Permanent URI for this community
Browse
Browsing Peternakan by Author "Achmad Fanindi"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemKarakteristik Dan Pemanfaatan Kaliandra (Calliandra Calothyrsus)(Balai Penelitian Ternak, 2005) Iwan Herdiawan; Achmad Fanindi; Armiadi SemaliKaliandra merupakan salah satu leuguminosa pohon atau semak yang memiliki beberapa spesies, satu diantaranya yang paling banyak dikenal adalah jenis kaliandra bunga merah (Calliandra calothyrsus). Kaliandra dapat beradaptasi pada berbagai jenis tanah asam, ketinggian tempat diatas 1700 m dpl, dan curah hujan yang tiggi antara 2000-2400 mm/tahun. Pemanfaatan daun kaliandra sebagai hijauan pakan ternak telah banyak dilakukan, umumnya petani yang berada di areal kawasan kehutanan atau perkebunan. Peternak umumnya memberikan daun kaliandra dalam bentuk segar karena lebih disukai ternak, tetapi kadang kala dilayukan dahulu untuk menurunkan kadar tanninnya. Daun kaliandra merupakan protein bank bagi ternak ruminansia karena mengandung 20-25% protein kasar yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produktivitas ternak. Selain digunakan sebagai hijauan pakan ternak, kaliandra juga banyak dimanfaatkan sebagai kayu bakar, produksi lebah madu, dan untuk konservasi lahan marjinal. Kebanyakan tanaman kaliandra dimanfaatkan sebagai tanaman untuk konservasi tanah marginal seperti tepi sungai, hutan, jalan, atau daerah lahan kritis yang ditumbuhi alang-alang.
- ItemKarakteristik Dan Pemanfaatan Kalopo (CALOPOGONIUM Sp.)(Balai Penelitian Ternak, 2005) Achmad Fanindi; Bambang R. PrawiradiputraKalopo atau kalopogonium (Calopogonium sp) adalah leguminosa herba yang banyak ditemukan di perkebunan-perkebunan, khususnya perkebunan karet. Herba ini ditanam sebagai penutup tanah karena karakteristik tanaman ini yang bisa menekan gulma, menjadi pupuk hijau dan toleran terhadap naungan. Tanaman ini mampu menghasilkan hijauan yang relatif tinggi dan stabil sepanjang tahun. Kelemahan dari tanaman ini adalah palatabilitasnya yang rendah. Hal ini disebabkan oleh adanya bulu-bulu pada daun atau batangnya. Walaupun demikian ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kecernaan tanaman ini tinggi dan dimakan oleh ternak di padang pengembalaan. Prospek kedepan dari tanaman ini adalah bisa digunakan sebagai pupuk hijau. Bagi para pemulia tanaman merupakan tantangan untuk menghasilkan varietas tanpa bulu pada daunnya sehingga disukai ternak.