Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada dan pala
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Prosiding seminar teknologi budidaya cengkeh, lada dan pala by Author "Ermiati dan Agus Wahyudi"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemProspek Pengembangan Cengkeh di Indonesia 55-62(Badan Penelitian dan Pertanian, 2016-12-01) Ermiati dan Agus WahyudiCengkeh merupakan komoditas yang bernilai ekonomi tinggi, disamping untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga ekspor. Pengembangan cengkeh Indonesia belum diiringi dengan peningkatan produktivitas. Rata-rata produktivitas cengkeh nasional 325 kg/ha atau rata-rata 2,56 kg kering pohon tahun ¹ (populasi 156 pohon ha¹), sehingga untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kita harus import sebanyak 7.786 ton dengan nilai 157.902.631 USD tahun¹. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi tingkat produktivitas cengkeh dan melihat peluang terpilihnya pohon induk terbaik sebagai sumber benih untuk meningkatkan produktivitas cengkeh di Jorong Pasar Nagari Koto Gadang Koto Anau Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumatera Barat. Penelitian dilaksanakan bulan Desember 2014 dengan metode survey. Pengambilan contoh dilakukan secara sengaja terhadap 20 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Bernas. Tingkat produktivitas cengkeh dianalisis melalui analisis produktivitas dengan cara tabulasi dan diuraikan secara deskriptif. Hasil survey menunjukkan bahwa dilokasi penelitian terdapat 53 pohon induk cengkeh umur 42 tahun dengan produktivitas tinggi. Hasil evaluasi BBP2PT Medan kerjasama dengan BALITTRO Bogor dan BP2MB Sumatera Barat (2011-2014) dari 53 pohon induk yang ada terpilih 7 Pohon Induk Terpilih (PIT) sebagai sumber benih dengan produktivitas tinggi, rata-rata 50 kg basah (= 12,5 kg kering) pada panen biasa dan mencapai rata-rata 125 kg basah (=31,25 kg kering) pohon¹ tahun¹ pada panen raya. Hasil analisis; penggunaan bibit yang berasal 7 PIT sebagai sumber bibit dengan rata-rata produktivitas 21,875 kg kering pohon¹ tahun¹ atau 3412,5 kg kering ha¹ tahun, akan bisa mengurangi impor dan menghemat devisa. Penggunaan bibit ini akan memberikan prospek dalam meningkatkan produktivitas cengkeh Sumatera Barat khususnya, ditinjau dari segi produktivitas. Kata kunci: Prospek, Pengembangan, Cengkeh, Indonesia, Produktivtas.