Strategi Pengendalian Hama Kutu Kebul

Loading...
Thumbnail Image
Date
2019
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Serangan hama kutu kebul (Bemisia tabaci Gennadius) merupakan salah satu kendala utama dalam produksi kedelai yang dapat menimbulkan kehilangan hasil hingga 80% bahkan menyebabkan puso (gagal panen). Selain merusak tanaman secara langsung dengan mengisap cairan daun dan memicu timbulnya cendawan jelaga, serangga polifag ini berperan penting sebagai vektor penularan virus patogen seperti Cowpea Mild Mottle Virus (CMMV) yang membuat daun keriting, kerdil, serta polong tidak berisi. Mengingat ketergantungan pada insektisida kimia sering kali mengalami kegagalan, strategi Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) berbasis budidaya tanaman sehat menjadi solusi utama. Strategi ini mencakup penggunaan varietas toleran (seperti Detam 1, Detam 2, Wilis, Gepak Kuning, Gepak Ijo, Kaba, dan Argomulyo), penggunaan benih sehat, pergiliran tanaman non-inang, sanitasi gulma, pengaturan waktu tanam yang serempak, penggunaan tanaman penghalang seperti jagung, pengairan teratur, serta pemanfaatan agensia hayati sebagai musuh alami.
Description
Keywords
A Agriculture/Pertanian::A01 Agriculture - General aspects/Pertanian Aspek Umum, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H01 Protection of plants - General aspects/Perlindungan tanaman – aspek aspek umum, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H10 Pests of plants/Hama tanaman
Citation