Keterkaitan Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan dalam Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian
| dc.contributor.author | Indraningsih, Kurnia Suci | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-26T06:57:17Z | |
| dc.date.available | 2026-08-26T06:57:17Z | |
| dc.date.issued | 2015-11 | |
| dc.description | Diseminasi inovasi hasil penelitian/pengkajian pertanian merupakan aktivitas komunikasi yang penting dalam mendorong terjadinya proses penerapan dan penyebaran teknologi dalam suatu sistem sosial perdesaan. Hasil penelitian/pengkajian akan memberikan manfaat bagi masyarakat petani apabila komponen teknologi yang dihasilkan diterapkan petani dalam pengelolaan usaha taninya. Untuk itu, informasi hasil penelitian/pengkajian perlu disebarluaskan, baik kepada pengguna antara maupun pengguna akhir, melalui berbagai metode penyuluhan maupun media informasi yang akan dijadikan pendukung kegiatan penyuluhan pertanian di daerah dan pada akhirnya membantu petani meningkatkan efisiensi dalam mengelola usaha tani. Hasil evaluasi eksternal maupun internal menunjukkan bahwa kecepatan dan tingkat pemanfaatan inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) cenderung lambat, bahkan menurun. Teknologi baru yang dihasilkan Balitbangtan memerlukan waktu sekitar dua tahun untuk diketahui oleh Penyuluh Pertanian Spesialis (PPS) sebanyak 50%. Tenggang waktu sampainya informasi dan adopsi teknologi tersebut di tingkat petani tentu diperlukan waktu lebih lama lagi. Kesenjangan antara subsistem penyampaian dan subsistem penerimaan inovasi merupakan penyebab lambannya penyampaian informasi dan rendahnya tingkat adopsi inovasi (Balitbangtan 2004). | |
| dc.description.abstract | Permasalahan di sektor pertanian antara lain berupa kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dengan pengembangan inovasi yang dilakukan oleh peneliti, kesenjangan antara inovasi hasil penelitian Litbang dan perguruan tinggi dengan aksesibilitas masyarakat pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan penelitian, pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan pertanian dalam implementasi diseminasi inovasi pertanian. Lokasi penelitian mencakup Provinsi Banten, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang dipilih secara sengaja (purposive) dengan responden, yaitu 1) pimpinan lembaga penelitian, pendidikan/pelatihan dan penyuluhan, penentu kebijakan, lembaga pelayanan yang terkait dengan bidang penelitian dari pusat sampai daerah; 2) informan kunci; 3) kelompok tani; 4) penyuluh; 5) widyaiswara; serta (6) peneliti dengan jumlah responden 166 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterkaitan antara lembaga penelitian, lembaga pendidikan dan pelatihan, lembaga penyuluhan, dan direktorat jenderal teknis lingkup Kementan di tingkat pusat masih berorientasi pada program empat sukses pada Renstra Strategis Kementan. Sinergitas dan koordinasi antarlembaga tersebut belum terlihat keterpaduannya. Informasi dan teknologi yang dihasilkan lembaga penelitian tidak selalu diacu lembaga pendidikan dan pelatihan maupun lembaga penyuluhan. Kelemahan dalam keterkaitan antarlembaga adalah belum adanya kejelasan tata hubungan kerja antarkelembagaan teknis, penelitian, dan pengembangan, serta penyuluhan pertanian. Ego subsektoral masih sangat kuat dan kurang produktif. Cyber extension yang didukung Spektrum Diseminasi Multi Channel (SDMC) sebagai wadah kelembagaan diseminasi yang aktual masih berjalan di masing-masing, belum didukung dengan dinamisasi, aktualisasi informasi dan inovasi, maupun komunikasi yang interaktif dan konvergen antarpihak terkait. Permentan yang mengatur hubungan kerja antarkelembagaan perlu disertai pedoman teknis operasional di lapangan yang dilengkapi dengan penghargaan dan sanksi. | |
| dc.identifier.isbn | 978-602-344-127-3 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31274 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IAARD Press | |
| dc.relation.ispartofseries | Prosiding Makalah Penunjang; ; No.47 2015 | |
| dc.subject | C Education, extension, and advisory work/Pendidikan, Penyuluhan Pertanian | |
| dc.subject | A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E20 Organization, administration and management of agricultural enterprise or farms// Organisasi, Administrasi dan Pengelolaan Perusahaan Pertanian/Usaha tani | |
| dc.title | Keterkaitan Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan dalam Diseminasi Inovasi Teknologi Pertanian | |
| dc.type | Article |