RESPONS TANAMAN SERAI WANGI TERHADAP PEMUPUKAN NPKMg PADA TANAH LATOSOL:Volume 29, Nomor 2, Desember 2018
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus var. genuinus L) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang dikenal dengan nama "Citronella Oil of Java". Minyak dihasilkan dari penyulingan daun. Pemberian pupuk anorganik N, P, K, dan Mg diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil terna dan rendemen minyak serai wangi. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Cicurug, Sukabumi sejak Agustus 2016 sampai Februari 2017. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis pupuk NPKMg yang optimal untuk tanaman serai wangi pada tanah Latosol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan pemupukan dan 4 ulangan. Perlakuan pemupukan terdiri dari (1) tanpa pupuk (kontrol), (2) Pupuk NPKMg (12:12:17:2) dengan dosis 141 kg.ha¹, (3) 281 kg.ha, (4) 421 kg.ha, (5) 526 kg.ha¹, dan (6) pupuk Urea 150 kg.ha, TSP 50 kg.ha¹, KCI 125 kg.ha (pembanding). Hasil penelitian menunjukkan pemupukan NPKMg dapat memacu pertumbuhan dan meningkatkan produksi baik terna maupun minyak serei wangi. Pemupukan NPKMg (12:12:17:2) 141 kg.ha¹ menghasilkan herba 23 ton atau meningkat sebesar 30,8 % dibandingkan dengan pemupukan NPK tanpa unsur Mg. Pupuk NPKMg (12-12-17-2) dosis 281 kg.ha menghasilkan pertumbuhan dan produksi terna tertinggi (24 ton.ha¹), meningkat sebesar 39 %. Kadar minyak tertinggi (1,4 %) didapat dari perlakuan pemupukan NPKMg (12-12-17-2) dosis 421 kg.ha, walaupun produksi minyaknya tidak berbeda nyata dengan dosis 281 kg.ha¹. Oleh karena itu, dosis pupuk NPKMg 281 kg.ha¹ NPKMg (12:12:17:2) dapat direkomendasikan untuk tanaman serai wangi yang dibudidayakan pada tanah Latosol.