Pengaruh Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan Bibit Aren
| dc.contributor.author | Maliangkay, R.B., D. Allorerung, A. A. Ilat dan C.M. Polnaja | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-21T07:21:05Z | |
| dc.date.available | 2026-01-21T07:21:05Z | |
| dc.date.issued | 2000-11-26 | |
| dc.description.abstract | Tanaman aren (Arenga pinnata Merr) termasuk dalam kelompok palmae, dapat menghasilkan air nira baik sebagai minuman tradisional (saguer) maupun sebagai bahan baku pembuatan larutan beralkohol (captikus) atau gula merah. Setelah tanaman berumur 6 sampai 12 tahun pohon aren telah menjadi dewasa dan mulai berbunga (Mogea, 1979). Batangnya mengandung karbohidrat, pada musim- musim paceklik oleh penduduk di pedesaan ditebang untuk diambil patinya sebagai sumber makanan. Dan pada hari-hari raya tertentu, upacara tradisional atau pesta, sering pucuk daun muda pohon aren yang berwarna kuning dijadikan bahan ornamental. Ijuk dijadikan alat pembersih (sapu), tali, atap, tempat bertelur ikan dan pembersih air (saringan). | |
| dc.identifier.issn | 0215-0646 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27361 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Perkebunan | |
| dc.title | Pengaruh Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan Bibit Aren | |
| dc.type | Article |