PENAMPILAN KARAKTER MORFOLOGI DAN PRODUKSI 15 AKSESI NILAM PADA UMUR TIGA, EMPAT, DAN LIMA BULAN SETELAH TANAM : Warta balittro Vol. 35 No. 69 tahun 2018
No Thumbnail Available
Date
2018-06-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Abstract
Nilam merupakan salah satu
tanaman penghasil minyak atsiri
yang penting di Indonesia. Tanaman
ini dibudidayakan di beberapa sentra
produksi, seperti Nangroe Aceh
Darusalam (NAD), Sumatera Utara,
Sumatera Barat, Jawa Tengah,
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),
dan Jawa Timur. Umumnya tanaman
nilam dipanen pada umur 5– 6 bulan,
namun umur panen tersebut dirasa
oleh petani masih cukup panjang, oleh
karena itu diperlukan varietas unggul
nilam yang umurnya pendek.
Karakter kualitatif dari 15 aksesi
nilam untuk bentuk tulang dan tepi
daun tidak begitu bervariasi,
sedangkan pada karakter lainnya
seperti bentuk ujung, pangkal,
permukaan dan warna daun agak
bervariasi. Bentuk daun terdiri atas
bulat dan oval, tepi daun bergerigi
tumpul dan runcing. Ujung daun
runcing dan tumpul dan pangkal daun
runcing dan rata dengan pertulangan
daun menyirip. Kedudukan daun
berhadapan dengan ruas berseling.
Karakter kuantitatif, seperti tinggi
tanaman, panjang ruas batang dan
cabang, diameter batang, jumlah
cabang primer dan sekunder pada
umur 3, 4 dan 5 bulan mempunyai
karakter yang bervariasi, sedangkan
karakter produksi bobot basah dan
kering, kadar minyak atsiri dan kadar
patchouli alkohol ke 15 aksesi nilam
yang pada umur 3, 4, dan 5 bulan
setelah tanam mempunyai karakter
yang bervariasi.