Interaksi Nitrogen dengan Insidensi Penyakit Tungro dan Pengedaliannya Secara Terpadu pada Tanaman Padi

dc.contributor.authorWasis Senoaji
dc.contributor.authorR. Heru Praptana
dc.date.accessioned2025-09-22T04:04:23Z
dc.date.available2025-09-22T04:04:23Z
dc.date.issued2013-12-19
dc.descriptionRedaksi Buletin Iptek Tanaman Pangan terus berupaya meningkatkan kualitas artikel yang akan diterbitkan, termasuk mendorong peneliti menulis artikel hasil penelitiannya. Pembuatan topik tulisan oleh redaksi dan dikirimkan kepada personel peneliti yang kompeten tampaknya merupakan salah satu cara yang cukup efektif mendorong peneliti menulis artikel untuk Buletin Iptek.
dc.description.abstractNitrogen (N) merupakan salah satu unsur hara utama yang dibutuhkan tanaman. Penggunaan varietas unggul merupakan kunci keberhasilan produksi padi di Indonesia. Varietas unggul umumnya memiliki respons tinggi terhadap N sehingga kahat N menjadi faktor pembatas bagi pertumbuhan padi. Permasalahan muncul ketika pemberian unsur hara untuk pencapaian produksi maksimal hanya didasari oleh besarnya kebutuhan pupuk dan target produksi suatu varietas tanpa diimbangi oleh sistem pengelolaan pertanaman sehingga aman dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Tungro merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi di Asia tropis yang bersifat endemis. Tungro disebabkan oleh interaksi antara dua virus yang berbeda, Rice tungro bachiliform virus (RTBV) dan Rice tungro spherical virus (RTSV) yang keduanya ditularkan oleh wereng hijau. Insidensi penyakit tungro merupakan hasil interaksi antara tanaman, virus tungro, vektor dan lingkungan, sehingga penggunaan pupuk N terlibat dalam dinamika penyakit tungro. Interaksi N dalam tanaman dengan wereng hijau berpengaruh terhadap peningkatan kebugaran (fitness). Interaksi N tanaman dengan virus menimbulkan perubahan metabolisme dalam sel sehingga terjadi perubahan morfologi kloroplas dan peningkatan laju respirasi yang merangsang penyerapan unsur hara sebagai bahan sintesis protein. Pengelolaan pemupukan menjadi bagian dalam sinergisme manajemen kesuburan tanah dengan pengendalian hama terpadu (PHT) untuk menciptakan pertanaman dan agroekosistem yang sehat. Pengelolaan pemupukan yang diintegrasikan secara sinergis dengan komponen pengelolaan tanaman yang lain mendukung mekanisme pertahanan tanaman terhadap penyakit. Tiga hal penting pengelolaan N dalam upaya pengendalian tungro adalah: 1) kesesuaian bentuk N yang diberikan; 2) ketepatan dosis atau kuantitas berdasarkan data diagnosis kebutuhan N, dan 3) ketepatan waktu aplikasi. Pengelolaan N yang tepat dapat mengurangi kerusakan tanaman akibat infeksi virus tungro.
dc.identifier.issn1907-4263
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/26247
dc.language.isoid
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.relation.ispartofseriesVolume 8; No 2
dc.titleInteraksi Nitrogen dengan Insidensi Penyakit Tungro dan Pengedaliannya Secara Terpadu pada Tanaman Padi
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04-Wasis.pdf
Size:
141.22 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:
Collections