Struktur dan Distribusi Pendapatan Rumah Tangga Pedesaan di Lampung
Loading...
Date
1989-08-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian Agro Ekonomi
Abstract
Perkembangan ekonomi nasional hingga Pelita IV ditandai oleh pergeseran struktural, di mana laju peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh lebih lambat dibandingkan sektor non-pertanian. Pada periode 1971–1980 dan 1980–1985, PDB nasional masing-masing tumbuh 8,1 persen dan 3,0 persen per tahun, sedangkan PDB sektor pertanian hanya tumbuh 3,8 persen dan 2,9 persen per tahun. Ketimpangan laju pertumbuhan ini berdampak pada penurunan porsi PDB pertanian terhadap PDB nasional dari 44 persen (1971) menjadi 30 persen (1980), atau menyusut dari 33 persen pada akhir Pelita II menjadi 24 persen pada akhir Pelita III. Kendati demikian, kontribusi sektor pertanian terhadap kenaikan PDB nasional secara gradual justru mengalami peningkatan, yakni sebesar 15 persen selama Pelita II, 21 persen selama Pelita III, dan mencapai 27 persen pada dua tahun pertama Pelita IV.
Kondisi makro tersebut memperlihatkan variasi yang dipengaruhi oleh perbedaan potensi agro-ekologi daerah di tingkat mikro pedesaan. Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah di luar Jawa dengan laju pertumbuhan pesat, ditandai oleh kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) rata-rata 8,5 persen per tahun dan pertumbuhan pendapatan per kapita sebesar 4,3 persen per tahun pada periode 1979–1984. Dari sisi agro-ekologi, Lampung didominasi oleh 1,37 juta hektar lahan kering (tegalan, ladang, dan belukar), sementara dari 146 ribu hektar lahan sawah yang ada pada tahun 1985, sebanyak 52,3 persen merupakan sawah beririgasi dan sisanya berupa lahan marjinal seperti sawah tadah hujan, pasang surut, dan lebak.
Berlandaskan keragaman potensi agro-ekologis dan dinamika pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung tersebut, tulisan ini bertujuan memberikan gambaran umum mengenai struktur pendapatan rumah tangga pedesaan. Kajian ini difokuskan pada identifikasi sumber-sumber dan ragam pendapatan, analisis proporsi kontribusi dari setiap sumber penerimaan, serta evaluasi pola distribusi pendapatan di kalangan masyarakat tani di pedesaan Provinsi Lampung.
Description
Keywords
E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan, E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E80 Home economics, industries and crafts/Ekonomi Rumah Tangga, Indutri Rumah Tangga dan Kerajinan Tangan, A Agriculture/Pertanian::A50 Agricultural research/Penelitian Pertanian