Faktor Sosial Ekonomi dan Budaya Yang Mempengaruhi Usahatani Kelapa di Kabupaten Kepulauan Talaud
| dc.contributor.author | Daniel J. Torar | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-04T01:36:04Z | |
| dc.date.available | 2026-02-04T01:36:04Z | |
| dc.date.issued | 2009-06 | |
| dc.description.abstract | Kelapa merupakan tanaman perkebunan terluas di Indonesia diban- dingkan tanaman perkebunan lainnya. Sekitar 3,88 juta hektar atau 26% dari total area perkebunan (14,2 ha) ditanami dengan kelapa. Melalui pemeliharaan yang intensif, kelapa dapat berproduksi sampai 2,5 ton kopra/ha/tahun untuk kelapa Dalam dan bisa mencapai 4,0 ton kopra/ha/tahun untuk kelapa hibrida. Kenyataan di lapangan menunjukkan produksi kelapa masih jauh seperti yang diharapkan, yaitu hanya sekitar 1,0 ton/ ha/tahun. Rendahnya produktivitas kelapa disebabkan oleh berbagai faktor antara lain hama dan penyakit (Novarianto et cl., 2005). | |
| dc.identifier.issn | 1979-679X | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/27556 | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Perkebunan | |
| dc.title | Faktor Sosial Ekonomi dan Budaya Yang Mempengaruhi Usahatani Kelapa di Kabupaten Kepulauan Talaud | |
| dc.type | Article |