Keragaan Varietas Unggul Baru Padi Sawah Pada Program Pengembangan Kawasan Pangan di Kabupaten Majalengka
No Thumbnail Available
Date
2018-12-01
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak
Prioritas utama tujuan pembangunan pertanian di Indonesia untuk memperkokoh ketahanan pangan, pengembangan sistem maupun usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, dan terdesentralisasi. Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mengejar target pencapaian swasembada pangan khususnya beras. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan melalui BPTP menggulirkan program Pendampingan Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional Tanaman Pangan. Dalam rangka mendukung pelaksanaan program tersebut, BPTP Jawa Barat melaksanakan kegiatan Demplot PTT Padi Sawah. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Cilambur, Desa Cinambo, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka. Penelitian dilaksanakan pada MK-2 2016 (Mei-Agustus 2016). Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok dengan 4 perlakuan penggunaan varietas padi sawah dengan 6 ulangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keragaan hasil dari varietas unggul baru padi sawah (rekomendasi Katam Terpadu) dibandingkan dengan penggunaan varietas yang biasa dibudidayakan petani di Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas unggul baru Inpari-7 yang direkomendasikan Katam Terpadu ternyata menghasilkan produktivitas yang lebih lebih tinggi (7,20 t/ha) dibandingkan dengan varietas yang biasa ditanam petani di Kabupaten Majalengka (Varietas Ciherang, Mekongga, atau IR-64) yang menghasilkan gabah berkisar antara 5,80 – 6,05 t/ha.
Abstract
The main priorities of agricultural development objectives in Indonesia are to strengthen food security, competitiveness, decentralization, and decentralized agribusiness and system development. Ministry of Agriculture continues to pursue the target of achieving self-sufficiency in food, especially rice. Agency for Agricultural Research and Development, Ministry of Agriculture through Assessment Institute for Agricultural Technology (AIAT) initiate the Assistance Program on the Development of National Agricultural Crops Region. In order to support the implementation of the program, West Java AIAT implement activities Demplot of Integrated Plant Management. The research was conducted at Cilambur Farmer Group, Cinambo Village, Bantarujeg Sub-District, Majalengka District. The study was conducted at May to August 2016. The study used a randomized block design with 4 treatments of rice varieties with 6 replications. The objective of this research is to know the yield of new varieties of paddy rice (recommendation of Integrated Planting Calendars) compared with the use of varieties commonly cultivated by farmers in Majalengka District. The results showed that the use of new Inpari-7 superior varieties recommended by Integrated Planting Calendars gave the higher productivity (7.20 t/ha) compared to varieties commonly planted by farmers in Majalengka (Ciherang, Mekongga, or IR-64) that produce grain ranged from 5.80 to 6.05 t/ha.
Description
12 p.; tab.