Penerapan PHT pada Sistem Tanam Tumpanggilir Bawang Merah dan Cabai

Abstract
Description
Bawang merah dan cabai merupakan komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Namun demikian, dalam budidaya komoditas tersebut tidak sedikit tantangan dan kendala yang dihadapi, khususnya masalah hama dan penyakit yang dapat mengagalkan panen. Sejak tahun 1992, Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) bekerjasama dengan Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu (PHT) telah merakit dan mengembangkan teknologi PHT pada kedua komoditas tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan sistem PHT ternyata lebih menguntungkan dibandingkan dengan sistem konvensional. Selain keuntungan finansial yang diperoleh petani, PHT juga dapat membantu menjaga kelestarian keragaman organisme yang berpotensi menguntungkan dan mengurangi pencemaran produk hasil pertanian dan lingkungan oleh residu bahan kimiawi.
Keywords
Bawang Merah, Cabai, PHT, Sistem Tanam Tumpanggilir
Citation