Analyzing rice production and consumption using a system dynamics model in East Kalimantan
| dc.contributor.author | Cahyono, Tri Wahyu | |
| dc.contributor.author | Tokuda, Hiromi | |
| dc.contributor.author | Amrullah, Eka Rastiyanto | |
| dc.contributor.author | Laya, Willie Samodra | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-14T03:19:13Z | |
| dc.date.available | 2026-08-14T03:19:13Z | |
| dc.date.issued | 2025-08-13 | |
| dc.description.abstract | Keputusan untuk memindahkan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menimbulkan tantangan signifikan terhadap ketahanan pangan, khususnya terkait dengan menjaga keseimbangan produksi dan konsumsi beras. Penelitian ini bertujuan memprediksi keseimbangan permintaan dan pasokan beras di IKN sampai 2030. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan sistem dinamik untuk memperkirakan dampak pemindahan IKN terhadap dinamika konsumsi dan pasokan beras. Dengan menganalisis proyeksi migrasi penduduk dan faktor ekonomi, penelitian ini memperkirakan peningkatan permintaan beras akibat masuknya penduduk ke Kalimantan Timur. Hasil analisis menyarankan beberapa strategi untuk mengatasi kenaikan permintaan beras, antara lain dengan memanfaatkan lahan pertanian yang tidak digunakan untuk usaha tani padi, mendorong peningkatan pendapatan humah tangga, dan menerapkan kebijakan stabilisasi harga. Dengan langkah-langkah yang tepat seperti disarankan dalam analisis ini, Kalimantan Timur dapat secara substansial mengurangi ketergantungannya pada perdagangan beras dari daerah lain dan meningkatkan ketahanan pangan keberlanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya upaya kolaboratif dengan daerah penghasil beras lainnya di Pulau Kalimantan dan wilayah sentra produksi beras di Indonesia untuk lebih memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Timur. The decision to relocate the capital of Indonesia from Jakarta to Ibu Kota Nusantara (IKN), in East Kalimantan poses significant challenges to food security, particularly concerning maintaining a balance between rice production and consumption. This study aims to predict the balance between rice demand and supply in the IKN area until 2030. This study uses a dynamic systems approach to estimate the impact of the IKN relocation on the dynamics of rice consumption and supply. By analyzing projected population migration and economic factors, this study estimates an increase in rice demand due to the influx of people to East Kalimantan. The study suggests several strategies to address this increase in rice demand, including optimizing agricultural land use for rice farming, promoting household income increases, and implementing price stabilization policies. With appropriate measures as suggested in this analysis, East Kalimantan can substantially reduce its dependence on rice supply from other regions and improve sustainable food security. This study emphasizes the importance of collaborative efforts with other rice-producing regions on the island of Kalimantan and rice production centers in Indonesia to strengthen food security in East Kalimantan. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.135-150 | |
| dc.identifier.issn | 2549-7278 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/31005 | |
| dc.language.iso | en_US | |
| dc.publisher | Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian | |
| dc.relation.ispartofseries | Analisis Kebijakan Pertanian; Vol. 23 No. 1 (2025) | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E16 Production economics/Ekonomi Produksi | |
| dc.subject | E Economics, development, and rural sociology/Ekonomi, Pembangunan dan Sosiologi Pedesaan::E10 Agricultural economics and policies/Ekonomi dan Kebijaksanaan Nasional mengenai pertanian | |
| dc.title | Analyzing rice production and consumption using a system dynamics model in East Kalimantan | |
| dc.type | Article |