Peningkatan Produksi Padi Gogo di Lahan Kering Kabupaten Garut Jawa Barat Dengan Menggunakan Pupuk Organik

No Thumbnail Available
Date
2017-12-01
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Abstract
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis pupuk organik pada tanaman padi gogo di lahan kering Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan di lahan kering Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut dengan ketinggian tempat 100-120 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada MH 2012/2013, dari bulan November 2012 hingga Februari 2013. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Perlakuan yang diuji adalah aplikasi dosis pupuk organik, yaitu 2,5; 10; 15, 20 ton/ha. Perlakuan kontrol dosis 2,5 ton/ha merupakan kebiasaan petani setempat. Varietas padi gogo yang digunakan adalah situ patenggang. Pupuk anorganik yang digunakan adalah 250 kg/ha urea, 100 kg/ha SP 36, dan 100 kg/ha KCl. Peubah yang diamati adalah hasil GKP, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, dan persentase gabah isi. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji Duncan, uji polinomial ortogonal, dan uji korelasi pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis pupuk organik yang digunakan, semakin tinggi hasil GKP-nya. Hasil GKP dipengaruhi oleh persentase gabah isi sebesar 61%. Abstract The goal of this research was to get the effect of many dossages of organic fertilizer on upland rice in dry land of Garut, West Java. The experiment was conducted on dry land of the Cigadog village, Cikelet district, Garut with altitude of 100-120 meters above sea level. Research was conducted in 2012/2013 MH, from November 2012 to February 2013. The experiment used a randomized block design with 4 treatment was repeated six times. The treatments tested were dose applications of organic fertilizer, which is 2.5; 10; 15, 20 ton/ha. Control treatment dose of 2.5 tons / ha was a habit of the local farmers. Upland rice varieties used was Situ Patenggang. Inorganic fertilizers used were 250 kg/ha of urea, 100 kg/ ha of SP 36, and 100 kg/ha of KCl. The parameters observed were the result of harvest dry grain, 1000 grain weight, number of grain, and percentage of filled grain. Datas were analyzed by F test and continued with Duncan test, orthogonal polynomials test, and correlation test at 95% confidence level. The results showed that the higher the dose of organic fertilizer was used, the higher the yield of harvest dry grain. Results of GKP was affected by the percentage of filled grain by 61%
Description
6 p.; tab.
Keywords
Citation