Efektivitas Mikroba Penambat N Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi

dc.contributor.authorIkhwani
dc.contributor.authorMakarim, A.Karim
dc.contributor.authorHastuti, Ratih D.
dc.contributor.otherBalai Besar Penelitian Tanaman Padien_US
dc.date.accessioned2022-10-12T01:05:30Z
dc.date.available2022-10-12T01:05:30Z
dc.date.issued2015-10
dc.description9 hlm.; ills.; 8 tabelen_US
dc.description.abstractPertanian ramah lingkungan secara umum diartikan sebagai usaha pertanian yang bertujuan untuk memperoleh produksi optimal tanpa merusak dan atau mencemari lingkungan serta berkelanjutan. Pengelolaan hara yang efisien dan ramah lingkungan antara lain melalui penggunaan mikroba fiksasi N2, pelarut hara P dan K dan pemacu pertumbuhan tanaman. Mikroba penyubur tanah dapat menyediakan hara bagi tanaman, melindungi akar dari gangguan hama dan penyakit, menstimulir perkembangan perakaran dan usia akar, memacu jaringan meristem pada titik tumbuh, menyediakan metabolit pengatur tumbuh tanaman, dan bioaktivator. Tujuan penelitian adalah untuk menguji strain mikroba penambat N unggul yang berpotensi dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman pada jenis tanah tertentu. Percobaan dilaksanakan di Rumah Kaca Cikeumeuh, Bogor tahun 2013. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Faktorial Acak Kelompok dengan 3 ulangan. Faktor Pertama: Tanah, yaitu tanah steril (T1) dan tanah tidak steril (T2); Faktor kedua: varietas padi, Silugonggo (V1, sangat genjah umur 85-90 hari), Inpari 13 (V2, genjah umur 103 hari dan Mekongga (V3, umur sedang 116-125 hari); dan faktor ketiga: cara aplikasi inokulan, yaitu perendaman bibit (I1), penyemprotan ke daun (I2) dan kontrol (Ik). Hasil gabah isi pada percobaan ini berkisar antara 9,3 g/pot dan 52,2 g/pot. Hasil gabah tertinggi diperoleh pada tanaman yang ditumbuhkan pada media tanah yang disterilkan, menggunakan varietas Inpari 13 serta diinokulasi bakteri dengan cara perendaman bibit sebelum ditanam. Pada varietas yang sama dan media tanah yang sama namun tanaman tidak diinokulasi bakteri, hasil gabah isinya hanya 23,6 g/pot. Hasil terendah diperoleh pada tanaman yang ditumbuhkan di media yang tidak disterilkan, tidak diinokulasi bakteri pada varietas Mekongga. Pada varietas yang sama dan media yang sama, inokulasi dapat meningkatkan hasil gabah isi dua kali lipat menjadi 19,1 g/pot. Pada percobaan ini ditunjukkan besarnya pengaruh inokulasi bakteri terutama apabila inokulan diberikan secara perendaman bibit sebelum tanam. Pengaruh optimal inokulan terutama terjadi apabila medium tanahnya disterilkan terlebih dahulu, sehingga tidak ada kompetisi dengan bakteri lainnya di dalam medium.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/17750
dc.language.isoiden_US
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padien_US
dc.subjectMIKROBA PENAMBAT N2en_US
dc.subjectVARIETASen_US
dc.subjectINOKULANen_US
dc.subjectPADIen_US
dc.titleEfektivitas Mikroba Penambat N Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padien_US
dc.title.alternativeProsiding Semnas 2014(Buku 1) – Inovasi Teknologi Padi Mendukung Pertanian Bioindustrien_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2. Efektivitas Mikroba Penambat N Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi (Microbial Fixation N2 Effectivity on Rice Varieties) - Ikhwani A.Karim Makarim dan Ratih D. Hastuti (PUSLITBANGTAN), (BBSDLP).pdf
Size:
74.97 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: